
Joko Anwar dan dua buku pertama Seri Wacana Sinema besutan Komite Film Dewan Kesenian Jakarta. (Lulu Ratna/Dok./DKJ)
JawaPos.com - Jumlah sutradara di Indonesia diketahui didominasi oleh laki-laki. Sudut pandang dari kaum adam pun otomatis lebih mewarnai industri perfilman kita saat ini.
Supaya ada perspektif lebih kaya dari sisi kaum perempuan, sejumlah orang menilai Indonesia masih membutuhkan lebih banyak sutradara perempuan. Sutradara Joko Anwar sependapat dengan hal tersebut.
Dia menilai, perspektif perempuan dalam industri film Indonesia memang sangat dibutuhkan. Supaya ke depannya film-film nasional jadi lebih kaya dan memberikan perspektif berimbang. Dia pun berharap lebih banyak perempuan berprofesi sebagai sutradara.
"Sangat penting (perspektif perempuan dalam sebuah karya film)," ujar Joko Anwar kepada JawaPos.com Sabtu (14/11).
Joko mengamati, kendati sutradara perempuan secara kuantitas lebih sedikit dibandingkan laki-laki, namun mereka cukup mewarnai industri perfilman. Sejumlah sutradara perempuan pun dianggapnya sudah cukup bagus dalam mengeksekusi sebuah karya. Mereka adalah Nia Dinata, Mouly Surya, Kamila Andini, Upi, Djenar Maesa Ayu, Sammaria Simanjuntak, Lola Amaria, Gina S Noer, Lasja Susatyo, Ucu Agustin, dan lainnya.
"Secara jumlah memang lebih sedikit dibanding sutradara laki-laki. Tapi sutradara perempuan kita jago-jago semua. Lebih bagus dari sutradara laki-laki," puji Joko Anwar.
Senada dengan yang disampaikan sutradara film Perempuan Tanah Jahanam itu, sutradara Mouly Surya menyatakan munculnya bibit-bibit baru sutradara perempuan memang diperlukan. Di awal kariernya, ia sempat memiliki pandangan tidak mau terjebak pada stereotype gender.
"Sutradara ya sutradara, tidak perlu dilihat dari sudut pandang gender," katanya.
Namun setelah mengeksekusi karya film dengan kapasitas sebagai sutradara, Mouly mulai menyadari akan pentingnya sutradara perempuan. "Ketika perempuan punya suara, kita bisa mengubah sudut pandang masyarakat," ucap Mouly Surya dalam sebuah diskusi via daring beberapa waktu lalu.
https://www.youtube.com/watch?v=sC41akwM5dY

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
