Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Mei 2020 | 20.01 WIB

Didi Kempot Meninggal, Polo: Saya Sempat Melihat Kelelahan di Wajahnya

Penyanyi Didi Kempot saat konser bertajuk - Image

Penyanyi Didi Kempot saat konser bertajuk

JawaPos.com - Komedian Polo mengungkapkan kenangan bersama sang sahabat, Didi Kempot, semasa hidup. Polo menilai nama Didi Kempot yang melejit beberapa tahun terakhir membuat aktivitasnya begitu padat. Berbagai konser off-air dan on-air membuat punggawa Sobat Ambyar itu kelelahan.

"Saya sempat melihat wajah kelelahan pada Didi Kempot. Memang jadwalnya padat ya. Yang namanya seniman itu, tak hanya lelah fisik saat mempersiapkan konser tapi juga psikis ya. Misalnya mikir mempersiapkan ini itu," ujar Polo kepada JawaPos.com, Selasa (5/5).

Belum lagi faktor kurang tidur atau begadang. Menurut Polo, kenangan mereka sesama pekerja seni sejak masih zaman awal meniti karir, kurang tidur adalah kebiasaan yang sering dilakukan. Terjaga sampai larut malam memang biasa dilakukan oleh seorang seniman.

"Didi Kempot sih dan kami sebagai seniman tidur larut itu sudah biasa. Dulu pulang ngamen naik bus pulang-pulang tidur di tikar jam 11 malam. Lalu ngobrol dulu sampai larut," kata Polo.

Polo mengakui bahwa Didi Kempot adalah seniman yang tangguh dan ulet. Dengan kesibukan masing-masing, mereka berdua pun terpisah. Terakhir bertemu pada satu panggung dalam acara Polres Ngawi pada 2019.

"Saya sering ingatkan lho, sampeyan harus jaga kesehatan lho. Oh iya pakde, kata almarhum," ujar Polo.

"Saya juga sering telepon sih sekadar say hello dan ingatkan kesehatan supaya jangan kecapean," ujarnya.

Tak Ada Riwayat Sakit Jantung

Sepengetahuan Polo, Didi Kempot memang tidak memiliki riwayat sakit jantung. Namun jika memang alasannya kelelahan, Polo menduga memang bisa saja terjadi.

"Kalau kelelahan pasti ya, wajah itu enggak bisa dibohongi. Tapi kalau sakit jantung saya rasa almarhum pun enggak ngeh," katanya

Polo menuturkan Didi Kempot juga punya kebiasaan merokok seperti dirinya. Dia berharap semua keluarga dan penggemar yang ditinggalkan bisa diberikan ketabahan dan keikhlasan. Dengan alasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Polo menunda rencananya untuk melayat ke Solo.

"Kalau ngopi sih enggak terlalu ya. Tapi kalau rokok lumayan kuat juga seperti saya. Semoga Tuhan berikan kesabaran untuk keluarga. Dan Didi Kempot diterima semua amal ibadahnya sebagai seniman yang humble dan tak.pernah melupakan sahabat siapapun semua dirangkul, tentu kami kehilangan," kata Polo.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=oRUJKBFt6CY

 

https://www.youtube.com/watch?v=Fx1-tEKpS70

 

https://www.youtube.com/watch?v=ZVYDzxryK1Q

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore