
Photo
JawaPos.com - Zaskia Mecca memang dikenal memiliki label fashion atau clothing line bernama Meccanism. Karena itu untuk membuat sebuah ide desain busana, bisa mendorongnya untuk terinspirasi dari mana saja. Salah satunya dari karya keempat buah hatinya, Kana, Kala, Kaba, dan Kata.
Hadir dan tampil dalam perhelatan Indonesia Sharia Economic Fashion (ISEF) di Jakarta Convention Center, 14-15 November 2019, saat konferensi pers, istri dari sutradara Hanung Bramantyo itu tampil dengan jaket unik. Berbagai karakter menarik ada pada jaket denim yang dikenakannya. Tak hanya dia, Zaskia juga juga bersama kakaknya, Tasya Nur Medina mengenakan jaket yang sama.
Rupanya jaket tersebut sengaja dibuat hanya untuk edisi terbatas untuk keluarga. Busana itu dibuat dalam rangka edisi ulang tahun Hanung Bramantyo pada 1 Oktober lalu ke-44 tahun. Maka kado spesial dipersembahkan berupa jaket denim dengan berbagai coretan karakter karya anak-anaknya. Sentuhan bordir dan sablon juga diperlihatkan pada jaket tersebut.
"Denim saya bikin bordir, kumpulkan semua karya anak saya. Kado buat ultah Mas Hanung kemarin. Habisnya saya bingung, semua sudah bisa dibeli sendiri. Saya tuangkan saja semua karya anak-anak saya dalam jaket itu. Saya suruh gambar lalu saya cetak, bordir, dan sablon di bagian belakang," tuturnya kepada wartawan.
Menurutnya busana denim selalu tak lekang oleh zaman dan sudah menjadi bagian dari penampilannya. Apalagi Zaskia selalu senang tampil edgy dan sporty dengan gaya street style, yang membuatnya bebas bergerak sebagai ibu 4 anak yang dinamis.
"Denim itu saya banget dan longlasting kan. Karena look saya itu edgy, kasual, dan sporty. Saya ibu 4 anak yang suka banyak aktivitas ke mana-mana. Saya suka pakai baju yang membuat saya mudah bergerak," jelasnya.
Karena itu dalam mengenakan busana atau membuat koleksi busana, Zaskia selalu menyesuaikan dengan kebutuhan dan acaranya. Begitupun saat ditanya soal padu padan busana syar'i.
"Saya pakai pakaian sesuai kebutuhan. Misalnya saya lagi mau umrah ya saya pakai syar'i. Tapi kalau sehari-hari lebih suka pakai yang seperti ini, mudah bergerak. Lebih nyaman. Jadi kalau ditanya tren, saya sih selalu membuat atau pakai yang sesuai kebutuhan saja," ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
