Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Februari 2018 | 16.00 WIB

Begini Tips Pelawak Tessy Lepas dari Ketergantungan Narkoba

Pelawak Kabul Basuki yang akrab disapa Tessy - Image

Pelawak Kabul Basuki yang akrab disapa Tessy

JawaPos.com - Pernah terjerat kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu, pelawak Kabul Basuki mengaku telah antipati terhadap barang haram tersebut. Dia sadar bahwa narkoba dapat menghancurkan kehidupan dan karirnya.


Oleh karena itu, pria yang memiliki nama panggung Tessy ini mengimbau generasi muda dan rekan sesama selebriti untuk menjauhi narkoba dan sejenisnya.


"Sekarang gini, kita kalau bicara soal narkoba rasanya capek. Kok ya masih ada aja yang pakai. Saya bukan munafik, bukan juga disuruh BNN (Badan Narkotika Nasional), saya bicara apa adanya. Jangan sampai lah kalian-kalian melanjutkan menyalahgunakan narkoba apa pun alasannya. Dampaknya jelek banget," paparnya saat wawancara mendalam dengan JawaPos.com, Rabu (21/2).


Sebagaimana diketahui, pria yang tergabung dalam grup lawak Srimulat ini pernah ditahan dan menjalani rehabilitasi karena narkoba pada 2014 silam.


"Merugikan diri sendiri, menghancurkan keluarga, apalagi kalau ketangkap polisi. Bahkan kalaupun rehab, sama aja tersiksa. Sakau itu nggak enak, dipenjara apalagi," ungkapnya.


Namun, semua itu telah menjadi bagian masa lalu yang sangat berharga buatnya. Kemudian, pria kelahiran 31 Desember 1947 ini berbagi cara berhenti dari ketergantungan narkoba.


1. Kuatkan Tekad dan Iman kepada Tuhan


Dari pengalamannya, menjalani rehabililtasi saja tidak cukup. Untuk itu, diperlukan niat dan tekad yang kuat. Serta, yang terpenting adalah iman yang kuat.


"Saya dulu direhab lima bulan. Setelah itu saya putuskan berhenti setelah melewati perenungan-perenungan. Dulu saya nggak pakai begituan aman saja. Justru setelah makai saya malah hancur. Saya lawan sakau saya berbulan-bulan. Saya kuatkan iman saya. Kalau pun sudah rehab tapi kita imannya nggak kuat sama aja," ujarnya.


2. Ingat Dampaknya pada Keluarga dan Rasanya di Penjara


Selanjutnya, Tessy mengungkapkan bahwa motivasi yang membuatnya ingin sembuh adalah keluarga. Dia mengaku tidak ingin merepotkan dan membuat keluarganya khawatir.


Ditambah lagi, lanjutnya, menjalani rehabilitasi sama seperti di penjara. Hal itu mendorongnya untuk lekas sembuh dan tidak ingin mengulangi menggunakan narkoba.


"Saya kasihan sama keluarga saya. Lingkungan saya yang memandang berbeda, direhab itu sama saja dipenjara buat saya, serba dibatasi, harus ikut ini-itu, mau makan bebas nggak bisa," paparnya.


3. Jauhi Barangnya, Bukan Orangnya


Kemudian, dia menyarankan untuk memutus semua jaringan dan hubungan terkait dengan barang haram. Termasuk, nomor kontak yang biasa dihubungi untuk mendapatkan barang haram tersebut.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore