
Christine Hakim
JawaPos.com - Christine Hakim tidak ingin ada senioritas dalam dunia seni peran. Telah berkaya selama 44 tahun tak lantas membuatnya merasa puas. Sebaliknya, dia merasa masih terus belajar hingga ini. Sebab, masih banyak dari semesta atau kehidupan yang belum diketahui menuntut untu dipelajari.
"Saya tidak merasa senior. Sama aja lah aktor atau aktris itu tua muda yang penting pengalamannya. Liat aja, Reza Rahadian misal, pengalamannya udah banyak walau masih muda. Saya pun terus belajar aja karena yang kita perankan itu kehidupan. Dan hidup selalu ada dinamikanya, banyak juga yang belum kita ketahui dari kehidupan yang universal," ungkapnya saat ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, (20/2).
Dia menambahkan, untuk mempertahankan karir dengan baik, kuncinya adalah dengan tidak berpuas diri apalagi tinggi hati.
"Kuncinya, jangan terjebak oleh penghargaan atau apresiasi kebintangan yang sudah dicapai. Harus kerja keras," imbuhnya.
Ditanyai soal tips menjaga staminanya menghadapi rutinitas dunia seni peran yang padat, wanita 61 tahun ini mengatakan bahwa kuncinya adalah mengatur pola tidur yang baik.
"Lelah pasti, tapi Tuhan sudah memberi amanat untuk saya. Udah dikasih kesehatan, kesempatan, dijaga. Setelah usia 40 tahun saya juga mengurangi begadang. Cari waktu untuk tidur tidak lebih dari jam 10 malam. Bangun jam 4. Itu fresh sekali," ujarnya.
Menurutnya, jika tidur di atas pukul 00.00 WIB maka akan memengaruhi fokusnya. Oleh karena itu, dia selalu berusaha tidur sebelum pukul 22.00 WIB setiap harinya.
Tetapi, bagi Christine Hakim yang tak boleh terlupakan adalah selalu bersyukur.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
