Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 September 2018 | 14.21 WIB

Innalillahi, Pencipta Lagu Cindai Siti Nurhaliza Meninggal Dunia

Pak Ngah, pencipta lagu Cindai yang dipopulerkan Siti Nurhaliza meninggal dunia - Image

Pak Ngah, pencipta lagu Cindai yang dipopulerkan Siti Nurhaliza meninggal dunia

JawaPos.com - Suhaimi Mohd Zain alias Pak Ngah, pencipta lagu Cindai yang dipopulerkan Siti Nurhaliza meninggal dunia. Musisi asal Malaysia itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Tabib, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (25/9) siang.


Sebelumnya Pak Ngah sudah menjalani perawatan di rumah sakit sejak Jumat (21/9). Perawatan Pak Ngah di Tanjungpinang bermula dari saat dia memenuhi undangan panitia Festival Bahari Kepri (FBK) 2018.


"Dia memang ada agenda untuk berkunjung ke Tanjungpinang. Karena ada pembukaan FBK, makanya kita undang," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar kepada Batam Pos (Jawa Pos Group), Selasa (25/9) malam.


Menurut Buralimar, Pak Ngah sudah mengonfirmasi akan hadir dalam pembukaan FBK 2018. Namun saat acara digelar, Pak Ngah tak ada di antara tamu dan undangan. "Belakangan baru dapat kabar dia sedang dirawat di rumah sakit," kata Buralimar.


Menurut cerita keluarga, Pak Ngah mengeluh sakit usai makan siang di Tanjungpinang. Lantas dilarikan ke RSUD Ahmad Tabib, Tanjungpinang.


Setelah lima hari menjalani perawatan di RSUD Ahmad Tabib, kondisi kesehatan Pak Ngah tak kunjung membaik. Pihak keluarga akhirnya berencana membawa Pak Ngah ke Malaysia untuk melanjutkan pengobatan di sana, Selasa (25/9).


Bahkan pihak keluarga sudah menyewa pesawat untuk menerbangkan Pak Ngah dari Bandara Raja Haji Fisabillah (RHF) Tanjungpinang ke Malaysia. Namun saat tiba di Bandara Raja Haji Fisabillah (RHF) Tanjungpinang, kondisi kesehatan Pak Ngah kembali drop. Pihak keluarga akhirnya memutuskan membawa kembali Pak Ngah ke RSUD Ahmad Tabib. "Tetapi Tuhan berkehendak lain," kata Buralimar.


Pak Ngah dinyatakan meninggal sekitar pukul 14.00 WIB, kemarin. Pihak keluarga langsung membawa jenazah Pak Ngah ke Malaysia dengan pesawat yang sudah dicarter sebelumnya, Selasa (25/9) sore.


Menurut Buralimar, Pak Ngah merupakan maestro musik Melayu. Kepergian musisi yang membidani lahirnya Trio Bidadari dari Jambi itu merupakan duka bagi para pelaku seni dan musisi di Tanah Melayu. "Tentu ini kehilangan besar bagi dunia tarik suara Melayu," kata Buralimar.


Sementara perawat RSUD Ahmad Tabib yang enggan disebut namanya membenarkan, Pak Ngah memang dirawat di rumah sakit tersebut sejak Jumat (21/9). Selama menjalani perawatan, Pak Ngah didampingi sejumlah kerabat dan keluarganya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore