
Lula Lahfah. (Instagram @lulalahfah)
JawaPos.com - Penyidik Polres Metri Jakarta Selatan menunggu hasil pemeriksaan dokter terkait penyebab kematian pemengaruh (influencer) Lula Lahfah yang meninggal di apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1).
"Sampai saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter. Dan dokter juga siap untuk memberikan keterangan kepada kepolisian," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah kepada wartawan di Jakarta, Senin (27/1).
Pihak kepolisian juga masih mendalami dugaan narkoba maupun indikasi lainnya yang menjadi penyebab kematian Lula Lahfah. Oleh karena itu, dia meminta waktu untuk menunggu hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) yang menjadi tempat Lula diperiksa awal.
Akan tetapi, dari pemeriksaan kedokteran Rumah Sakit Fatmawati yang menjadi rujukan RSPI dipastikan tak ada tanda kekerasan. "Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Oleh karena itu, kemarin saya juga infokan juga tidak dilaksanakan autopsi," ucapnya.
Polisi memanggil enam saksi untuk mendapatkan alur cerita kematian pemengaruh (influencer) Lula Lahfah yang meninggal pada Jumat (23/1) di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan.
Pemeriksaan saksi itu untuk mendapatkan suatu alur cerita dan barang bukti demi melengkapi keterangan dari laboratorium forensik. Kemudian, polisi juga meminta keterangan dari pihak rumah sakit terkait riwayat penyakit pemengaruh tersebut.
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan menemukan obat dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen yang ditempati Lula Lahfah di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, pada Jumat (23/1) malam pukul 18.44 WIB.
"Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/1).

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
