
RM. (@rkive/Instagram)
JawaPos.com - Leader BTS, Rap Monster atau akrab disapa RM, telah memicu diskusi setelah membuat pernyataan selama siaran langsung baru-baru ini. Dilansir dari Koreaboo pada Minggu (7/12), RM diyakini telah membuat pernyataan yang diiyakini banyak orang secara halus membahas kontroversi kencan salah satu anggotanya, Jungkook.
Selama siaran, RM berbicara terus terang tentang perannya sebagai pemimpin grup, mengakui bahwa karena semua anggota BTS kini berusia 30-an, ada batasan tanggung jawab yang dapat ia tanggung atas situasi pribadi mereka.
RM menegaskan, bahwa meskipun ia menjadi pemimpin, setiap anggota pada akhirnya harus menangani keadaan mereka sendiri.
Pria kelahiran 12 September 1994 itu juga mengakui bahwa ia menyadari apa yang sedang terjadi, tetapi menegaskan bahwa hanya sedikit yang dapat ia lakukan jika menyangkut masalah yang melibatkan kehidupan orang lain.
"Seperti yang kalian tahu, dalam pekerjaan saya, setiap kali ada masalah atau sesuatu terjadi dan mulai ramai dibicarakan, apalagi soal apa yang terjadi di balik layar, saya tidak bisa menjelaskan semuanya secara detail saat ini," ungkap RM dalam siaran langsung.
“Yang ingin saya sampaikan adalah, saya tidak bisa lagi mewakili tim sendirian. Saya hanyalah satu orang, satu manusia,” ujarnya.
“Dulu, sekitar tahun 2017–2018, ketika kami masih aktif berpromosi sebagai BTS, saya merasa masih bisa menjalankan peran itu. Tapi setelah itu, masing-masing anggota berkembang menjadi individu yang benar-benar mandiri, dengan batasan, gaya hidup, kepribadian, dan cara hidup mereka masing-masing," lanjutnya.
"Karena itu, anggapan bahwa saya harus pindah perusahaan demi para anggota, atau bahwa saya harus mengendalikan dan mengatur apa yang mereka lakukan, sudah tidak relevan lagi. Ada banyak momen ketika tim kami hampir goyah atau bahkan terhenti, seperti yang kalian tahu. Jadi saya sangat bersyukur kami masih bisa tetap bersama sampai sekarang," tandasnya.
Meskipun RM tidak pernah secara langsung menyebut Jungkook atau kontroversi tertentu, banyak penonton siaran langsungnya merasa waktu dan kata-katanya terlalu spesifik untuk diabaikan.
Beberapa penggemar menafsirkan kata-kata RM sebagai tanda frustrasi terpendam akibat kelelahan karena harus dikaitkan dengan masalah-masalah di luar kendalinya, hanya karena posisinya sebagai pemimpin.
Untuk saat ini, RM belum menjelaskan lebih lanjut, tetapi pesannya cukup jelas untuk dipahami banyak orang. (*)

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
