Jerome Polin bersama Jonathan, pro player Mobile Legends, menikmati sajian Opor Susu Legendaris yang kini jadi perbincangan hangat di dunia kuliner Jakarta. (Youtube: Nihongo Mantappu)
JawaPos.com - Kondisi krisis yang terjadi di Indonesia saat ini sungguh membuat semua orang prihatin. Banyak demonstrasi dilakukan di berbagai daerah. Bahkan sampai terjadi penjarahan di beberapa rumah pejabat.
Di tengah kekisruhan itu terungkap beberapa influencer yang punya jutaan pengikut di media sosial buka suara tentang tawaran menjadi buzzer dengan bayaran hingga ratusan juta rupiah.
Dari isi proposal yang ditawarkan, semuanya mengarah ke ajakan damai untuk para rakyat, tetapi para influencer ini menolak walaupun dijanjikan dengan bayaran besar. Mereka sepakat untuk tetap mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak memihak rakyat.
Berikut pernyataan para influencer terkait proposal buzzer yang diberikan pada mereka?
Melalui akun Instagramnya @jeromepolin, kreator konten dengan 9,1 juta follower di media sosial ini mengunggah foto berisi tangkapan layar proposal tawaran untuk jadi buzzer dengan bayaran sebesar Rp 150 juta untuk satu kali posting di Instagram.
Beberapa ketentuan dari proposal tersebut, Jerome Polin harus mengunggah sebuah video pendek di Instagram pada 1 September pukul 15.00 dengan seruan ajakan damai dari polisi, ojol, DPR, dan masyarakat.
Pemuda berusia 27 tahun tersebut menyoroti besaran fee yang ditawarkan kepadanya. Menurut Jerome Polin uang itu bisa digunakan untuk menaikkan gaji banyak guru dibandingkan hanya dipakai untuk bayar satu video di Instagram.
"Nih, aku spill. Uang rakyat dipakai buat bayar buzzer per orang Rp 150 juta. 1 post kalau dipakai buat naikin gaji guru per orang Rp 10 juta, udah bisa bikin 15 guru hidup sejahtera selama sebulan. Jangan lengah, kita kawal terus. Kita berhak atas transparansi pemakaian uang pajak kita!! Sudah saatnya kita aware,” tulis Jerome Polin di kolom caption.
Sarjana Matematika dari Universitas Waseda Jepang ini juga mengimbau para influencer dan KOL untuk tidak mengorbankan hati nurani terhadap penderitaan rakyat hanya demi kepentingan sendiri.
“Dear agency dan KOL, aku mohon untuk kali ini, jangan korbanin rakyat buat kepentingan kalian sendiri. Semua lagi susah, kita berjuang bersama, yah? Tolong,” tutupnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
