Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Juli 2025 | 05.00 WIB

Min Hee Jin Tegaskan Tuduhan Plagiarisme ILLIT Merupakan Respons atas Audit Ilegal dari HYBE

Min Hee Jin sebut tubuhan plagiarisme muncul sebagai bentuk pembelaan terhadap tindakan audit. (Allkpop) - Image

Min Hee Jin sebut tubuhan plagiarisme muncul sebagai bentuk pembelaan terhadap tindakan audit. (Allkpop)

JawaPos.com - Mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, kembali menyoroti dugaan kemiripan antara girl group NewJeans dan grup baru ILLIT di tengah perseteruan hukumnya dengan HYBE Labels.

Melansir laman Allkpop, dalam sidang gugatan perdata yang digelar pada Jumat (18/7) oleh Divisi Perdata ke-12 Pengadilan Distrik Barat Seoul, Min Hee Jin kembali menegaskan bahwa isu plagiarisme ini merupakan respons terhadap audit yang dilakukan secara tidak sah oleh pihak HYBE.

HYBE diketahui menggugat Min Hee Jin atas dugaan pelanggaran kontrak dan menuntut ganti rugi sebesar 2,5 miliar KRW atau sekitar Rp29,3 miliar (dengan kurs Rp11,74 per KRW).

Namun dalam sidang ketiga tersebut, tim hukum Min Hee Jin membantah tuduhan tersebut dan menghadirkan bukti berupa komentar dari platform komunitas daring seperti Theqoo dan Instiz, yang menunjukkan bahwa tuduhan kemiripan ILLIT dengan NewJeans sebenarnya sudah lebih dulu muncul dari publik, media, dan kalangan industri musik, bahkan sejak awal debut ILLIT.

Perwakilan hukum Min Hee Jin menjelaskan bahwa persoalan kemiripan konsep antara ILLIT dan NewJeans pertama kali dibahas secara internal di HYBE.

Namun alih-alih menanggapi secara terbuka, HYBE justru melakukan audit yang menurut mereka bersifat ilegal.

Tim Min Hee Jin menyebut bahwa konferensi pers serta pernyataan publik dari pihak Min Hee Jin muncul sebagai bentuk pembelaan terhadap tindakan audit tersebut.

“Isu ini bukan sekadar soal hak cipta, tetapi lebih kepada pencemaran nama baik dan upaya penghalangan bisnis,” ujar pengacara Min Hee Jin.

Ia menambahkan bahwa HYBE dan agensi ILLIT, BELIFT LAB, berusaha membingkai masalah ini sebagai pelanggaran hak cipta dengan menggunakan istilah seperti 'plagiarisme' dan 'penyalinan'.

Padahal, menurut mereka, dalam yurisprudensi yang ada, plagiarisme tidak serta-merta dikategorikan sebagai pelanggaran hukum hak cipta.

Terkait fokus pihak ILLIT terhadap tuduhan peniruan koreografi, tim Min Hee Jin berpendapat bahwa justru ada banyak aspek lain, mulai dari konsep visual, gaya busana, hingga nuansa musikal, yang lebih mencolok kesamaannya, sehingga sulit untuk dibantah.

“Kemiripan antara NewJeans dan ILLIT terlalu menyeluruh untuk dianggap sebagai kebetulan,” tegas mereka.

Pengacara Min Hee Jin juga menyoroti bahwa anggapan publik tentang ILLIT sebagai “tiruan” NewJeans telah muncul bahkan sebelum Min Hee Jin mengeluarkan pernyataan resmi.

Mereka menyebut bahwa sejak peluncuran ILLIT, banyak komentar dari kritikus maupun penggemar yang menyebut grup itu sebagai “versi Min Hee Jin”, atau mengatakan bahwa “semuanya mengingatkan pada NewJeans”.

Kontroversi ini bermula dari konferensi pers yang digelar Min Hee Jin pada April tahun lalu, di mana ia secara terbuka mengkritik pendiri HYBE, Bang Si Hyuk, serta para eksekutif perusahaan lainnya.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore