
Taeil mantan anggota NCT ajukan banding atas vonis kasus pemerkosaan (Dok. Allkpop)
JawaPos.com - Mantan anggota boy group ternama NCT, Moon Taeil (30), tengah menjadi sorotan publik setelah dirinya dan jaksa penuntut sama-sama mengajukan banding atas vonis pengadilan dalam kasus kekerasan seksual yang melibatkan dirinya dan dua terdakwa lainnya.
Pengajuan banding ini dilakukan pada Rabu (16/7) di Pengadilan Distrik Pusat Seoul, khususnya di Divisi Kriminal ke-26 yang dipimpin oleh Ketua Hakim Lee Hyun Kyung.
Banding juga diajukan oleh dua terdakwa lainnya yang terlibat dalam kasus yang sama, sehari sebelum Taeil menyerahkan permohonannya secara resmi.
Sebelumnya, pada 10 Juli, pengadilan telah menjatuhkan vonis terhadap Taeil dan dua rekannya dengan hukuman penjara selama tiga tahun enam bulan.
Baca Juga: 'Go Back to the Future' Jadi Refleksi Karier Sembilan Tahun NCT DREAM Lewat Musik dan Visual
Mereka dinyatakan bersalah atas pelanggaran berat berupa pemerkosaan secara bersama-sama terhadap seorang perempuan asing yang saat itu dalam kondisi tidak sadar.
Kasus ini ditangani di bawah yurisdiksi Undang-Undang tentang Kasus Khusus Mengenai Hukuman Kejahatan Seksual, yang memberikan perhatian khusus pada tingkat keparahan pelanggaran seksual.
Jaksa penuntut yang menangani perkara ini juga tidak puas dengan putusan tersebut. Mereka menyatakan bahwa hukuman yang dijatuhkan terlalu ringan mengingat beratnya pelanggaran yang dilakukan.
Melansir laman Allkpop, dalam tuntutan awal, jaksa telah meminta agar Taeil dijatuhi hukuman penjara selama tujuh tahun.
Mereka menegaskan bahwa tindak kejahatan ini sangat serius, tidak hanya secara hukum tetapi juga secara moral.
"Sifat kejahatan ini sangat serius dan tercela secara moral," ujar pihak kejaksaan dalam pernyataan resminya.
Mereka juga menyatakan bahwa sistem peradilan harus menunjukkan ketegasan dalam menangani kasus-kasus kejahatan seksual agar dapat memberikan efek jera bagi pelaku serta memberikan perlindungan dan keadilan bagi korban.
Di sisi lain, tim kuasa hukum Taeil dan kedua terdakwa lainnya mengajukan banding dengan alasan bahwa hukuman yang dijatuhkan oleh pengadilan terlalu berat.
Mereka menyebut bahwa klien mereka telah mengakui seluruh dakwaan selama proses persidangan dan menunjukkan penyesalan atas perbuatannya.
Dalam pernyataannya kepada pengadilan, Taeil menyampaikan penyesalannya dan berharap bisa menjalani kehidupan yang lebih baik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022