Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Juni 2025 | 03.45 WIB

Pemerintah Baru Bereaksi Soal Raja Ampat Usai Disuarakan Aktivis, Ridho Slank Beri Komentar Nyelekit

Photo

JawaPos.com - Ridho Hafiedz, gitaris grup band Slank ikut angkat bicara mengomentari sikap pemerintah yang baru bereaksi setelah ancaman bahaya soal tambang nikel di Raja Ampat, Papua, diungkap oleh aktivis dan organisasi lingkungan, Greenpeace.

Ridho Slank menyayangkan sikap pemerintah yang cenderung abai dalam menjaga kekayaan alam dan ekosistem laut di Raja Ampat hanya demi memperkaya segelintir orang.

Pemerintah bahkan seolah tak peduli meski ancaman kerusakan wilayah yang dikenal sebagai surga ekowisata dunia itu menjadi nyata dengan dipaksakannya tambang nikel di sana.

"Pemerintah bukan nggak tahu, tapi nggak mau tahu. Mereka tahu kalau Raja Ampat adalah destinasi wisata dunia, dari laut dan hutannya. Harusnya kita bangga menyumbang oksigen untuk dunia,” tulis Ridho Slank dalam unggahannya di Instagram.

Ridho Slank yang memiliki kepedulian pada masalah lingkungan memberikan komentar keras ditujukan kepada penyelenggara negara yang seolah buta dalam melakukan mitigasi potensi ancaman.

“Memang susah kalau ngomong dengan orang yang mentalnya miskin dan serakah. Nikel ternyata lebih penting daripada menjaga kekayaan alam. Hanya orang bodoh yang berpikir pendek. Itu saja!," ujar Ridho Slank.  

Dia juga mengatakan, Raja Ampat merupakan surga yang Tuhan ciptakan di dunia ini dengan keindahannya yang sangat luar biasa.

“Banyak spot diving indah yang dicari oleh diver dunia, hasil laut yang dinikmati masyarakat, dan burung Cendrawasih di hutan-hutan Raja Ampat. Karena rakus dan serakah, yang menjadi modal wisata di Raja Ampat disikat juga,” papar Ridho Slank. 

Dia juga mengatakan, manfaat dari industri pariwisata lebih besar dinikmati oleh banyak orang ketimbang tambang yang hanya dinikmati oleh segelintir orang. Ridho Slank akan sangat menyesalkan apabila pemerintah Indonesia rela mengorbankan keindahan alam dan laut Raja Ampat apabila tambang nikel nantinya tetap dilanjutkan.

“Menurut gue, untuk Raja Ampat nggak ada kata ‘sementara tambang di-stop’, tapi untuk selamanya. #SaveRajaAmpat,” tandas Ridho Slank

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore