
Bang Si Hyuk, pendiri sekaligus CEO HYBE Corporation.(Instagram/@hitmanb72)
JawaPos.com - Bang Si Hyuk, pendiri sekaligus CEO HYBE Corporation, dijadwalkan hadir sebagai saksi dalam persidangan terkait dugaan manipulasi harga saham yang terjadi selama perebutan akuisisi SM Entertainment.
Informasi ini mencuat setelah pengadilan secara resmi mengeluarkan surat panggilan untuk meminta kesaksian dari Bang Si Hyuk.
Mengutip Allkpop, laporan dari sumber hukum pada Selasa (13/5) menyebutkan bahwa Divisi Perjanjian Pidana ke-15 Pengadilan Distrik Selatan Seoul, yang diketuai Hakim Yang Hwan Seung, telah mengirimkan surat panggilan kepada Bang si Hyuk pada 8 Mei lalu.
Dalam surat tersebut, Bang Si Hyuk diminta untuk hadir di persidangan pada tanggal 20 Juni 2025 mendatang. Jika berhalangan hadir, ia harus memiliki alasan sah yang dapat diterima oleh pengadilan.
Kasus ini berkaitan erat dengan proses akuisisi SM Entertainment yang sempat menjadi perbincangan hangat pada awal tahun 2023 lalu.
Tersangka utama dalam perkara ini adalah Kim Beom Soo, pendiri dan pimpinan Kakao Corp., yang saat ini tengah menjalani proses hukum atas tuduhan pelanggaran terhadap Undang-Undang Pasar Modal Korea Selatan.
Jaksa penuntut menduga bahwa pada Februari 2023, ketika proses pengambilalihan SM Entertainment sedang berlangsung, Kim Beom Soo melakukan kolusi dengan perusahaan ekuitas swasta, One Asia Partners, serta pihak lainnya.
Tujuannya adalah untuk secara ilegal memanipulasi harga saham SM di pasar agar nilainya melampaui harga penawaran publik yang diajukan oleh HYBE, yakni sebesar 120.000 KRW (sekitar 85 USD per saham) atau sekitar Rp1,4 juta dengan kurs Rp11,73 per KRW.
Strategi tersebut diyakini dilakukan untuk menggagalkan rencana akuisisi SM Entertainment oleh HYBE.
Lebih lanjut, berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa Bang Si Hyuk dan Kim Beom Soo sempat bertemu secara langsung pada 14 Februari 2023.
Dalam pertemuan tersebut, CEO HYBE itu disebutkan menyampaikan permintaan agar pihak Kakao tidak melanjutkan akuisisi SM Entertainment.
Namun, permintaan tersebut tampaknya tidak dipedulikan oleh Kim Beom Soo, yang akhirnya tetap melanjutkan proses akuisisi SM Entertainment bersama Kakao.
Jaksa penuntut menganggap keterangan Bang Si Hyuk sangat penting dalam mengungkap secara detail isi percakapan serta maksud dari pertemuan antara dua tokoh penting industri hiburan Korea ini.
Oleh karena itu, kesaksian Bang Si Hyuk dinilai akan menjadi bagian kunci dalam mengklarifikasi apakah tindakan yang dilakukan oleh Kim Beom Soo termasuk dalam pelanggaran hukum atau tidak, terutama dalam konteks persaingan korporasi dan manipulasi pasar saham.
Sidang ini menjadi salah satu kasus besar yang menarik perhatian publik, mengingat keterlibatan nama-nama besar di industri Kpop serta potensi dampaknya terhadap dinamika bisnis hiburan di Korea Selatan. (*)

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
