
Paula Verhoeven saat bersiap menjalani sidang perceraiannya dengan Baim Wong di Pengadilan Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2024). (Imam Husein/Jawa Pos)
JawaPos.com - Paula Verhoeven resmi mengadu ke Komnas Perempuan terkait dugaan KDRT yang dilakukan Baim Wong selama masa pernikahan. Masalah KDRT yang diajukan Paula berupa kekerasan fisik, psikis, seksual, dan ekonomi.
Selain itu, pihak Paula Verhoeven juga mengadukan pihak pengadilan yang dinilai tidak adil dan diskriminatif terhadap perempuan karena hanya mengungkap hal yang menyudutkan Paula. Sedangkan hal yang menyudutkan Baim Wong seperti soal ciuman dengan lawan jenis, kata pihak Paula, tidak diungkap.
Menanggapi aduan Paula ke Komnas Perempuan, Fahmi Bachmid selaku kuasa hukum Baim Wong memberikan peringatan keras.
"Komnas Perempuan hati-hati dalam mengambil sikap. Karena perkara ini masih bergulir di pengadilan. Saya minta untuk tidak masuk dalam pertimbangan-pertimbangan hakim," ujar Fahmi Bachmid dalam jumpa pers virtual, Rabu (30/4).
"Saya ingatkan Komnas Perempuan untuk tidak masuk dan mengintervensi pertimbangan hakim. Karena anda bisa mencampuri kewenangan hakim. Kalau terkait kewenangan hakim, tidak boleh ada yang mencampuri kecuali hakim yang lebih tinggi," imbuhnya.
Apabila Komnas Perempuan melakukan pemanggilan terhadap Baim Wong ataupun kuasa hukumnya, Fahmi mengaku tidak akan hadir memenuhi undangan klarifikasi.
"Saya tidak akan datang. Karena bagi saya, Komnas Perempuan tidak boleh mencampuri proses yang saat ini sedang berjalan. Tolong hormati lembaga peradilan," paparnya.
Dalam kesempatan itu, Fahmi Bachmid juga menyinggung soal KDRT yang sempat dilaporkan Paula Verhoeven ke Komnas Perempuan. Menurut dia, majelis hakim dalam putusan sudah mempertimbangkan namun masalah KDRT baik fisik ataupun psikis tidak terbukti.
"Sudah dipertimbangkan (oleh majelis hakim), tidak terbukti ada kekerasan fisik dan tidak ada bukti trauma psikis," ujar Fahmi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
