
Olla Ramlan memperbanyak doa di hari ultahnya ke-40 yang jatuh pada 15 Februari mendatang. (Instagram Olla Ramlan)
JawaPos.com - Olla Ramlan melaporkan sosok di balik banyak akun buzzer yang telah menjelek-jelekkan mendiang ayah hingga anak-anaknya. Laporan dibuat terkait pencemaran nama baik dan fitnah melalui media sosial dengan mengacu pada dugaan pelanggaran UU ITE.
Olla Ramlan mengatakan, serangan yang diarahkan kepada keluarganya bersifat masif terhitung sejak 11 Oktober 2024 lalu. Oleh karena itu, dia pun menduga ada orang yang sengaja menggunakan jasa buzzer untuk menyerang dirinya.
"Ada orang yang membayar buzzer-buzzer itu untuk menjelek-jelekkan ayah dan anak-anak saya," kata Olla Ramlan saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (15/10).
Olla Ramlan mengakui ada kecurigaan ke orang tertentu yang telah menyewa banyak buzzer untuk berkomentar negatif tentang keluarganya. Kendati demikian, dia tidak mau kecurigaannya itu tanpa bukti.
Oleh sebab itu, Olla Ramlan menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum untuk menindaklajuti laporannya dan menyeret ke ranah hukum siapa yang telah menggunakan asa buzzer untuk menjelek-jelekkan keluarganya
Olla Ramlan mengakui dirinya sangat geram atas tindakan tak terpuji dilakukan orang yang telah mengorkestrasi para buzzer untuk berkomentar jelek tentang keluarganya. Olla akan diam jika yang diserang hanya dirinya. Tapi jika sudah menyangkut nama baik orang tua dan anak, dia tak bisa tinggal diam.
"Saya selama ini tidak pernah koar-koar, marah--marah. Ini pertama kalinya karena menyangkut ayah saya yang sudah almarhum dan juga anak-anak saya," tegas Olla Ramlan.
