
P Diddy. (Nathan Congleton/NBC via Getty Images via Forbes.com)
JawaPos.com - Rapper, pengusaha, sekaligus produser terkenal, Sean Diddy Combs atau P Diddy, resmi ditangkap pada Senin (16/9) lalu terkait kasus pemerasan dan perdagangan manusia.
P Diddy ditangkap oleh Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) di Hotel Manhattan pada Senin lalu setelah dewan juri melakukan dakwaan terhadap dirinya.
Dilansir dari New York Times, P Diddy disorot secara hukum setelah mantan kekasihnya, Casandra Ventura, mengajukan gugatan hukum pada November 2023. Dalam gugatannya, dia menuduh P Doddy telah melakukan kekerasan fisik dan kekerasan seksual serta prostitusi selama bertahun-tahun.
Dalam pengaduannya tersebut, Casandra Ventura sempat mengaku P Diddy pernah melakukan kekerasan fisik dan juga pernah memaksanya untuk melakukan hubungan seksual dengan pelacur pria di depan matanya sendiri.
Tak sampai di situ, P Diddy juga meminta Ventura untuk menggunakan situs web untuk mencari pelacur untuk berpartisipasi dalam pertemuan yang disertai dengan pesta narkoba.
Atas tuduhan Casandra Ventura, tim kuasa hukum P Diddy melayangkan bantahan pernah melakukan hal tersebut. Apa yang dituduhkan dianggap sebagai suatu kebohongan, cerita fiksi, dan meminta pihak pengadilan untuk membersihkan nama baiknya.
Akan tetapi, pihak P Diddy dibuat tak berkutik setelah rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan P Diddy melakukan kekerasan dengan menendang Casandra Ventura secara fisik di sebuah hotel pada 2016. Alhasil, P Diddy pun akhirnya minta maaf melalui media sosial dan menyebut perilakunya 'tidak dapat dimaafkan'.
Keberanian Casandra Ventura rupanya menginspirasi sejumlah perempuan lain untuk semakin menekan P Diddy secara hukum. Beberapa bulan kemudian, sejumlah perempuan lain melayangkan gugatan terkait pelanggaran seksual.
Pada Maret lalu, rumah P Doddy digerebek di Los Angeles dan Miami Beach, Florida. Dia pun sempat dihentikan di bandara daerah Miami dan perangkat elektroniknya disita. Pihak berwenang tidak membuat pengumuman apa pun saat itu. Tapi seorang pejabat federal mengatakan penyelidikan itu merupakan bagian dari proses investigasi terkait kasus perdagangan manusia.
Terkait kasus kekerasan yang dilakukan P Diddy sebenarnya sudah menjadi isu selama puluhan tahun. Pada 2001, dia pernah menjadi subjek persidangan yang dipublikasikan secara luas atas kasus penembakan di kelab malam. Akan tetapi, P Diddy dibebaskan dari tuduhan itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
