
Photo
JawaPos.com - Bagi aktris Yuyun Sukawati, pernikahannya bersama penulis skenario Fajar Umbara seperti mimpi buruk. Dia sama sekali tidak menyangka akan mengalami KDRT dari lelaki yang sangat dia cintai.
Tapi itu sudah menjadi masa lalunya. Yuyun sudah resmi bercerai dari Fajar sejak 21 Oktober 2022. Dia tak mau kejadian yang sama terjadi lagi dalam kehidupan pribadinya pada masa mendatang.
Diceritakan Yuyun, anaknya sangat protektif memintanya untuk tidak terburu-buru memiliki pasangan dan menikah lagi. Sang anak memintanya untuk benar-benar melakukan seleksi ketat supaya tidak salah dalam memilih pasangan.
"Dia protek, lebih galak. Maksudnya sih baik untuk melindungi dan memberikan support. Dia pesan 'mama harus lebih hati hati'," kata Yuyun, Rabu (8/2).
Yuyun sendiri mengaku lebih memproteksi diri ketika ada orang yang mendekati dan berusaha menjalin hubungan lebih dari sekedar pertemanan. Yuyun mengaku sehenarnya sudah ada beberapa orang yang memintanya untuk menjalin hubungan ke jenjang pernikahan. Akan tetapi sampai sekarang dia memutuskan untuk tidak menerimanya.
Bagi Yuyun Sukawati, mencari pasangan usai kejadian masa lalunya yang kurang baik sungguh tidak mudah. Dia harus benar-benar membentengi diri melalui serangkaian selektlsi ketat agar kejadian yang sama tidak kembali terulang.
Pemain film Si Manis Jembatan Ancol itu bersyukur anaknya selalu memproteksi dirinya. "Namanya anak laki ya melihat pengalaman kemarin. Perhatiannya lebih besar jangan sampai kejadian lagi. Kita sudah lupakan itu, tapi jangan sampai ada lagi kejadian yang sama," paparnya.
Terkait kasus KDRT terhadap Yuyun Sukawati, Fajar Umbara awalnya dijatuhi hukuman 1 tahun 3 bulan dan denda 10 juta oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Cirebon.
Namun pada tingkat banding, hakim Pengadilan Tinggi Bandung memperberat hukumannya. Fajar Umbara dijatuhi hukuman 3 tahun 3 bulan penjara dan denda sebesar Rp 10 juta. Vonis tersebut membuat Yuyun merasa senang, lega, dan merasa mendapatkan keadilan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
