
Pengacara Hotman Paris meyakini bahwa tudingan Raffi Ahmad mengumpulkan dana haram dari hasil korupsi untuk mengelola dan membesarkan perusahaan RANS Entertainment sama sekali tidak benar.
JawaPos.com - Pengacara Hotman Paris meyakini bahwa tudingan Raffi Ahmad mengumpulkan dana haram dari hasil korupsi untuk mengelola dan membesarkan perusahaan RANS Entertainment sama sekali tidak benar.
"Raffi Ahmad difitnah. Disebarkan di medsos bahwa Raffi melakulan pencucian uang ratusan miliar. Tapi orang itu tidak bisa menunjukkan tindak pidana itu," aku Hotman Paris dalam video diunggah di Instagram pribadinya.
Hotman menyatakan dalam kasus tindak pidana pencucian uang, harus ada kasus induknya terlebih dahulu. Tanpa hal tersebut, maka tidak bisa dikategorikan sebagai tindak pidana pencucian uang.
"Tidak ada tindak pidana pencucian uang kalau tidak ada pidana induknya. Apakah itu korupsi atau apa," ujar Hotman Paris.
Pengacara nyentrik itu meyakini Raffi Ahmad membangun dan membesarkan RANS Entertainment bukan dari uang haram. Sebab, dia tahu ayah dua anak itu termasuk orang pekerja keras setiap hari.
"Kami adalah orang-orang yang kerja keras dari pagi, siang, sore. Saya ke Bali juga bekerja. Raffi Ahmad bekerja sejak usia belasan tahun," tuturnya.
Hotman Paris bahkan menantang Ketua NCW Hanifa Sutrisna yang sempat mengungkap adanya uang haram hasil korupsi 'dicuci' di perusahaan Raffi Ahmad untuk menggandeng 100 pengacara. Dia pun mengaku siap untuk menghadapinya bersama Raffi Ahmad.
Kabar bahwa Raffi Ahmad dan RANS Entertainment menjadi pengumpul dana dari hasil korupsi sebelumnya disampaikan oleh Ketua NCW Hanifa Sutrisna di kanal YouTube Nasional Corruption Watch dan juga diunggah di akun TikTok DPP NCW.
Dia mengatakan, Raffi Ahmad dan RANS Entertainment diduga menjadi tempat pencucian uang para koruptor setelah adanya dugaan aliran dana tidak wajar dengan nilai fantastis mengalir kepada suami Nagita Slavina itu dan juga perusahaannya.
Secara lantang dia menyatakan, ada dugaan dana dalam jumlah besar dari sejumlah koruptor dan terdakwa korupsi mengalir kepada Raffi Ahmad dan RANS Entertainment.
Salah satu uang haram yang disebut mengalir ke Raffi Ahmad berasal dari mantan jenderal yang saat ini mendekam di dalam penjara. Hanya saja, dia tak menyebutkan siapa sosok mantan jenderal yang dimaksud.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
