Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 November 2023 | 13.45 WIB

Pidato SEVENTEEN di Forum UNESCO, Serukan Kampanye Solidaritas dan Kebersamaan

Grup K-Pop Seventeen menjadi pembicara di Forum UNESCO (Korea Herald/Pledis Entertainment) - Image

Grup K-Pop Seventeen menjadi pembicara di Forum UNESCO (Korea Herald/Pledis Entertainment)

JawaPos.com - Grup K-pop SEVENTEEN menjadi pusat perhatian di Forum Pemuda UNESCO pada hari Selasa (14/11). Mereka membawa pesan pertumbuhan dan solidaritas bagi anak muda di seluruh dunia.

Dilansir dari Korea Herald Rabu (15/11), SEVENTEEN naik ke atas podium di kantor pusat UNESCO Paris, sebagai grup K-pop pertama yang berpidato di depan forum UNESCO.

12 anggota dari grup yang beranggotakan 13 orang itu, tampil rapi di atas panggung dengan mengenakan jas hitam. Satu orang member, S. Coups harus absen karena cedera kaki.

Grup K-Pop itu menjadi pembicara sesi khusus pada hari pertama Forum Pemuda UNESCO ke-13 yang diadakan setiap dua tahun.

Enam anggota SEVENTEEN yang berasal dari tiga negara berbeda berbicara kepada para tamu dalam tiga bahasa berbeda.

Mereka masing-masing berbagi cerita tentang bagaimana mereka bekerja sama mengatasi segala tantangan untuk mencapai tujuan bersama.

Boo Seung-kwan, anggota asal Korea membuka sesi dengan bercerita tentang masa kecilnya di Pulau Jeju.

“Di pulau yang indah ini, jauh dari ibu kota, Seoul, saya bekerja mewujudkan impian saya, yaitu meninggalkan pulau berharga namun kecil ini untuk pergi ke dunia yang lebih besar dan tampil di hadapan banyak penggemar – impian menjadi bintang K-pop," kata Seung-kwan.

Pulau Jeju merupakan satu-satunya tempat di dunia yang ditetapkan sebagai Cagar Biosfer, Situs Warisan Alam Dunia, dan Geopark Global oleh UNESCO.

“Anak kecil yang memimpikan masa depan cerah dari pulau Warisan Dunia itu kini berdiri di sini, di kantor pusat UNESCO hari ini,” katanya.

Anggota lainnya yang juga memiliki mimpi yang sama, namun tinggal jauh dari Seoul adalah Jun, yang tumbuh besar di Shenzhen, Tiongkok.

“Saya masih mengingat dengan jelas momen ketika anggota kami bertemu pertama kali pada tahun 2012,” kata Jun, yang bernama asli Wen Jun Hui.

"Di sanalah kami, para pemuda dari kampung halaman berbeda dan menggunakan bahasa berbeda berkumpul untuk mewujudkan mimpi bersama. Saya tahu saya dikelilingi oleh sekelompok orang yang sangat berbakat," tutur Jun.

Di antara para musisi berbakat, Jun sempat merasa khawatir bahwa dia akan menghalangi anggota lain dalam mencapai impian mereka.

"Karena saya dulunya adalah seorang aktor cilik, semua ini adalah hal yang sangat baru. Selain itu, bahasa adalah hambatan lain yang harus saya atasi, karena saya tidak dapat berbicara satu kata pun dalam bahasa Korea," kenangnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore