
Pemain sinetron dan FTV Sidik Eduard kini jadi penjual cilok.
JawaPos.com - Pemain sinetron dan FTV Sidik Eduard kini jadi penjual cilok. Ide ini berawal dari istrinya yang mengobrol dengan salah satu teman yang kebetulan berjualan cilok. Hasil pembicaraan itu membuat Sidik Eduard dan keluarga tertarik dan akhirnya mereka mencoba berjualan.
Meski merupakan pemain sinetron dan FTV, Sidik Eduard menegaskan tidak ada rasa malu atau gengsi harus berjualan cilok. Perasaan malu dikesampingkannya demi menunjukkan sikap dan tanggung jawab dirinya sebagai kepala rumah tangga.
"Ngapain malu? Kita ngomongin buat keluarga dan buat diri sendiri," kata Sidik Eduard saat ditemui di bilangan Mampang Jakarta Selatan, Selasa (10/10).
Pemeran Samudra dalam sinetron Yang Masih di Bawah Umur mengakui sempat merasakan gengsi. Namun dia merasa hal itu tidak mendatangkan kemanfaatan bagi dirinya dan juga keluarga.
"Gengsi itu nggak nguntungin, buang saja gengsinya," aku aktor berusia 26 tahun itu.
Penghasilan yang didapatkan Sidik Eduard dari hasil berjualan cilok bisa menutupi kebutuhan keluarganya. Menurut aktor berdarah Belanda-Jawa itu, keuntungan dari berjualan cilok bisa berkali lipat dari modal.
"Sehari bisa terjual sekitar 1.000 butir dan bisa mendapatkan uang sekitar Rp 800 ribuan," katanya.
Sejauh ini Sidik Eduard belum punya karyawan. Dia mengurusi sendiri jualan ciloknya bersama sang istri.
Meski kini berjualan cilok, jika ada waktu dan kesempatan, Sidik Eduard berjanji tidak akan meninggalkan dunia hiburan yang sudah membuat dirinya jadi dikenal banyak orang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
