
Astrid marah karena Uya Kuya menyimpan rahasia dan bertemu mantan pacar.
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 mengakibatkan Uya Kuya tidak dapat menjalani syuting untuk program-program yang digarapnya sekitar 3 bulan belakangan. Tidak mau buang waktu secara percuma, Uya Kuya pun lantas memutuskan fokus membuat konten untuk akun channel YouTube miliknya.
Siapa sangka konten yang dibuat Uya Kuya dan keluarga ternyata beberapa kali menjadi trending di YouTube. Terutama ketika kontennya mengangkay tentang anak-anaknya yaitu Nino dan Cinta.
"Justru selama pandemi ini hikmahnya buat kita, kita nggak syuting di TV. Tapi kita malah syuting buat YouTube di apartemen doang. Dan Alhamdulillah selama tiga bulan syuting YouTube anak-anak malah trending 1, trending 2, trending 10 besar," kata Uya Kuya saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (24/6).
Dikatakan Uya Kuya, pandemi Covid-19 tidak membuat kreativitas dirinya dan anak-anak jadi berkurang. Sebaliknya mereka jadi semakin kreatif. Selain aktif membuat konten YouTube, anak-anak Uya Kuya juga bisa membuat beberapa judul lagu.
"Anak-anak selama PSBB ini, Nino sudah ciptain dua lagu. Cinta juga bikin dua lagu sendir,"papar Uya Kuya.
Lebih lanjut diungkapkannya, anak-anaknya bukan hanya bisa menciptakan lirik lagu sendiri. Nino dan Cinta ternyata juga melakukan mixing dan aransemen musik sendiri. Rencananya lagu-lagu yang sudah dibuat anak-anaknya akan dirilis supaya dapat dinikmati masyarakat luas." Insya Allah kita akan coba rilis lagunya," ucapnya.
Di tempat yang sama, Astrid selaku istri Uya Kuya menimpali. Dia mengakui keluarganya khususnya anak-anak lebih aktif selama masa pandemi dan lebih memeras tenaga. Sekalinya bekerja, mereka bisa terus-terusan menjalaninya sampai tuntas. Bisa saja mereka bekerja pagi hari dan baru selesai pada pagi hari keesokan harinya.
"Lebih capek daripada kita kerja biasa. Karena kan kita mixing lagu dari Subuh sampai Subuh lagi. Jadi benar- benar lebih capek," papar Astrid.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=J-k2BQg3eCc
https://www.youtube.com/watch?v=cWHkLg0uBrA
https://www.youtube.com/watch?v=RU0JDF5D5Pc

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
