Kontestan Miss Universe Indonesia mendapat perlakuan tak pantas hingga menjadi sorotan media asing. (instagram miss universe indonesia)
JawaPos.com – Orang pertama yang membongkar kasus dugaan pelecehan seksual kepada para finalis Miss Universe Indonesia (MUID) saat body checking adalah Sally Giovanny.
Perempuan yang membeli lisensi Provincial Director Miss Universe Indonesia Bali itu membongkar kasus ini melalui sejumlah unggahan media sosial. Dia melakukannya selang beberapa hari sejak malam grand final yang selesai digelar di bilangan Ancol Jakarta Utara, 3 Agustus 2023.
dr Richard Lee mempertanyakan kenapa Sally Giovanny baru membongkar skandal pelecehan seksual terhadap para finalis usai perhelatan. Padahal, peristiwa pelecehan terjadi pada 1 Agustus 2023.
Dokter kecantikan tersebut mempertanyakan motif Sally yang diduga membongkar skandal lantaran sakit hati anak asuhnya tidak keluar sebagai pemenang.
Atas pertanyaan itu, Sally Giovanny menyatakan dirinya membongkar skandal seksual dialami para finalis tidak ada keterkaitan dengan pemenang Miss Universe Indonesia. Apa yang dia lakukan demi semata menegakkan kebenaran supaya kesalahan ini tidak terulang kembali di masa yang akan datang.
Sally Giovanny tidak membongkar skandal ini sebelum grand final lantaran tidak mau membuat acara berantakan. Apalagi, pada saat itu, Miss Universe 2022 R'Bonney Gabriel juga hadir pada malam puncak MUID.
"Saya menghargai jerih payah anak-anak ini mengikuti karantina selama 14 hari. Kalau di hari ke-12 saya ngamuk, hancur anak-anak," kata Sally saat berbincang denga Richard Lee dalam podcast-nya.
Dia pun menahan diri agar acaranya selesai terlebih dahulu. Setelah itu, dia memang ada niatan untuk membongkarnya ke publik supaya ada pembelajaran berharga yang dapat dipetik dan kesalahan ini tidak boleh terulang kembali.
"Saya memang tahan dulu, saya mau lihat dulu apa ada permintaan maaf nggak? Ternyata nggak ada," katanya.
Selain itu, Sally Giovanny semakin berniat untuk membongkar kasus pelecehan ini lantaran beberapa finalisnya dipanggil usai acara grand final dan dikata-katai secara membabi buta.
"Dipanggil satu persatu finalis. Kamu nothing. Kamu pikir dengan badan jelek kayak kamu akan menang? Jangan mimpi. Kata-katanya menghina finalis," tuturnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
