Logo JawaPos
author-avatar - Image
Dery Ridwansah
Rabu, 15 Juli 2026 | 14.53 WIB

Transportasi Massal Jakarta Masih Tertinggal, Penggunanya Baru 19%

Rangkaian LRT Jabodebek melintas di Jalan Rasuna Said, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
1 / 5
Rangkaian LRT Jabodebek melintas di Jalan Rasuna Said, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Jakarta memang sudah masuk jajaran kota dengan transportasi umum terbaik di dunia.

Berdasarkan survei internasional, ibu kota menempati peringkat ke-17 dari 50 kota, bahkan berada di atas Bangkok dan Kuala Lumpur.

Namun, Jakarta masih tertinggal dari Singapura dan Hong Kong yang menjadi acuan transportasi massal dunia. Di balik capaian itu, masih ada pekerjaan rumah besar.

Meski cakupan layanan TransJakarta, MRT, LRT, hingga KRL telah menjangkau 96,1 persen wilayah, tingkat pengguna transportasi umum baru mencapai 19 persen.

Artinya, mayoritas masyarakat masih mengandalkan kendaraan pribadi untuk beraktivitas. Kondisi ini menunjukkan bahwa membangun transportasi massal tidak cukup hanya dengan menambah armada dan jalur.

Integrasi antarmoda, tata ruang yang lebih baik, hingga kemudahan akses menjadi kunci agar semakin banyak warga beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

(Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Album Lainnya
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore