
Direksi PT Selera Nikmat Nusantara, Ivann Edward (kiri). (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Potensi kuliner di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai dilirik sebagai salah satu sektor yang dapat tumbuh seiring pembangunan kota baru tersebut. Kehadiran ribuan pekerja konstruksi, aparatur sipil negara, hingga pelaku usaha diperkirakan akan menciptakan permintaan besar terhadap berbagai jenis makanan dan minuman di wilayah itu.
Dengan terus berkembangnya infrastruktur dan aktivitas ekonomi di Ibu Kota Nusantara, pelaku usaha kuliner melihat peluang untuk menghadirkan berbagai konsep usaha, mulai dari warung tradisional hingga restoran modern.
Hal ini pulalah yang dilakukan oleh PT Selera Nikmat Nusantara dengan Bakoel Bamboe yang telah melakukan ekspansi di IKN. Adapun ekspansi di lokasi ini memiliki tantangan tersendiri dibanding lokasi lain.
“Jadi IKN itu sebenarnya kita buka karena bentuk support. Jadi waktu itu Pak Basuki Hadimuljono (Kepala Otorita IKN) telepon. ‘Pak, minta tolong’. Karena di sana ada masalah. ASN itu kan sudah dipindah di sana. Tapi tempat makan susah dan kalaupun ada, mahal,” kata Direksi PT Selera Nikmat Nusantara, Ivann Edward di Kawasan Bekasi.
Baca Juga:Ramalan Zodiak Pisces Hari Ini Sabtu, 14 Maret 2026: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan
Ivann bercerita bahwa saat itu, Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono meminta tolong lantaran dirinya memang berasal dari Balikpapan, Kalimantan Timur. Dia pun mengaku menerima tawaran itu. Hanya saja konsep awal sedikit diubah.
“Karena untuk kita mencari supaya harganya bisa lebih affordable, kualitasnya tetap bagus (tanpa diturunkan), tetap nyaman, kita harus ada adjustment lah di sana. Oke, akhirnya oke. Kita lanjut di sana. Namanya Bakoel Bamboe Nusantara. Beda dengan Bakoel-bakoel sini. Kenapa beda ya? Karena tadi konsepnya ada kita adjust sedikit di sana,” ungkap dia.
Sementara itu, Menanggapi tren sejumlah perusahaan food and beverage (F&B) yang mulai melantai di bursa, Ivann mengungkapkan bahwa PT Selera Nikmat Nusantara sebenarnya sempat menyiapkan rencana untuk melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Namun, rencana tersebut akhirnya diputuskan untuk ditunda dengan mempertimbangkan kondisi pasar modal serta berbagai ketentuan regulasi keuangan yang berlaku saat ini.
Ivann menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah perusahaan menilai situasi pasar yang masih dinamis, termasuk persyaratan dari Otoritas Jasa Keuangan yang perlu dipenuhi sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
"Kami sempat mendaftar, namun melihat kondisi pasar dan beberapa syarat dari OJK, kami memutuskan untuk menahan diri dulu sampai kondisi keuangan Indonesia benar-benar stabil. Kami memilih bersikap wait and see," tambah Ivann.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
