alexametrics

Pembangunan IKN Jadi Jembatan Wujudkan Ekonomi Hijau

26 Juli 2022, 05:15:01 WIB

JawaPos.com–Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bakal menggunakan konsep smart city forest atau kota di dalam kawasan hutan. Sekitar 75 persen wilayah menjadi kawasan hijau dan menggunakan konstruksi ramah lingkungan untuk setiap bangunan.

Tenaga Ahli Utama KSP Rwanda Wandy menyatakan, implementasi yang dilakukan dapat dilihat dari fasilitas konektivitas yang melindungi habitat satwa, penghijauan di jalan nasional, penggunaan tenaga surya, efisiensi energi pada bangunan. Selain itu, modernisasi tempat pembuangan akhir (TPA) dengan menggunakan teknologi flaring.

”Pembangunan IKN di Kalimantan Timur dimulai pada 2022, dengan proses pemindahan melalui berbagai tahap meliputi pembangunan infrastruktur dan bangunan inti dalam skala penuh hingga membangun ekosistem,” terang Tenaga Ahli Utama KSP Rwanda Wandy seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, pemindahan ibu kota dilakukan dengan berbagai pertimbangan, salah satunya alasan ekonomi untuk mendorong pemerataan di luar wilayah Jawa. Gagasan dalam perpindahan IKN itu untuk mengatasi ketimpangan antara Jawa dan luar Pulau Jawa dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Rwanda menjelaskan, keputusan pemindahan IKN juga untuk mengurangi beban Jawa agar tidak dominan terhadap PDB nasional atau Jawa sentris. Sehingga, pembangunan tersebut menciptakan episentrum baru di Kalimantan serta pulau-pulau lain.

”Secara geografis perpindahan IKN ke Kalimantan Timur, yang berada di tengah-tengah wilayah Indonesia, bisa mendekatkan ibu kota dengan pulau-pulau lain, sehingga akses akan lebih mudah untuk mendorong perdagangan antar wilayah,” papar Rwanda Wandy.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: