Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Juni 2026 | 06.33 WIB

Guru Besar ITS Sulap Limbah Aluminium Jadi Energi Ramah Lingkungan

Guru Besar ITS, Prof. Doty Dewi mengubah limbah aluminium menjadi listrik ramah lingkungan. (Humas ITS) - Image

Guru Besar ITS, Prof. Doty Dewi mengubah limbah aluminium menjadi listrik ramah lingkungan. (Humas ITS)

JawaPos.com - Di tengah kebutuhan energi bersih yang terus meningkat, Guru Besar ITS Surabaya, Prof. Doty Dewi Risanti berhasil mengubah limbah aluminium menjadi listrik ramah lingkungan.

Prof. Doty menjelaskan, penggunaan energi konvensional menimbulkan berbagai dampak ekologis. Sementara itu, ketergantungan pada bahan baku primer memicu sumber daya menipis dan menghasilkan limbah industri.

“Sayangnya, limbah industri dalam jumlah besar ini tidak didaur ulang secara optimal, sehingga menyebabkan penurunan kualitas material yang seharusnya dapat dikelola dengan lebih efektif,” ujar Prof. Doty, Selasa (16/6).

Berangkat dari persoalan tersebut, ia memanfaatkan limbah aluminium melalui proses fisika-metalurgi untuk menghasilkan gas hidrogen sebagai sumber listrik yang lebih efektif sekaligus mendukung ekonomi sirkular.

Menurutnya, pendekatan itu memungkinkan material digunakan kembali tanpa mengalami penurunan kualitas. Bahkan, proses tersebut berpotensi meningkatkan mutu material sehingga mendukung siklus energi tertutup.

Aluminium dipilih karena memiliki potensi besar sebagai sumber energi. Material tersebut mempunyai kerapatan energi tinggi, tersedia melimpah di dunia, serta dapat didaur ulang secara berkelanjutan.

Prof. Doty menilai Indonesia berpeluang beralih dari sistem daur ulang berbasis peleburan sederhana menuju daur ulang sirkular yang lebih maju dengan memanfaatkan unsur logam yang selama ini terabaikan.

“Hal ini dapat memastikan bahwa penggunaan ulang material tidak menurunkan kualitas. Namun, kendalanya terletak pada lapisan natural oksida pasif alumina yang perlu dibuka untuk dapat melepaskan energi," imbuhnya.

Prof. Doty juga menjelaskan, tidak seluruh limbah dapat diproses melalui metode peleburan konvensional. Sisa limbah yang tidak terolah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku penghasil energi.

Lulusan RWTH Aachen University, Jerman tersebut menerangkan bahwa teknologi yang dikembangkannya memanfaatkan reaksi antara aluminium dan air untuk menghasilkan gas hidrogen sebagai sumber energi.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore