Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Agustus 2024 | 03.46 WIB

Pembangunan IKN Diyakini Hadirkan Pemerataan Ekonomi dan Kota Masa Depan Gen Z-Milenial, Begini Penjelasannya

Suasana Istana Kepresidenan IKN Nusantara, Kamis (15/8). (Rangga Pandu Asmara Jingga/Antara)

 
 
JawaPos.com - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur diyakini mampu mengurangi beban Jakarta. Tak hanya itu, IKN juga diharapkan menjadi pusat inovasi dan pertumbuhan ekonomi baru untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi generasi mendatang, terutama generasi Z dan milenial.
 
 
"Gen Z dan milenial adalah generasi yang akan merasakan hasil dari pembangunan IKN, karena proses pembangunan ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar," jata juru bicara Forum Bersama untuk IKN, Faridah di Jakarta, Kamis (15/8).
 
Faridah mengutarakan, pembangunan IKN dirancang untuk menciptakan kota pintar yang inklusif dan modern. Hal itu juga sesuai dengan karakteristik generasi muda.
 
Menurutnya, generasi Z dikenal sebagai generasi yang melek digital dan memiliki pemahaman yang baik tentang konsep negara yang ideal. 
 
"Teman-teman Gen Z adalah mereka yang melek digital dan paham bagaimana negara yang baik seharusnya dibangun. Pemerintah berhasil melakukan peletakan dasar IKN dengan konsep yang relate dengan buah pemikiran Gen Z," papar Faridah. 
 
Selain itu, Faridah mengungkapkan bahwa
pembangunan IKN membawa harapan baru bagi perkembangan ekonomi dan sosial di Indonesia. Ia meyakini, hadirnya kota baru yang dirancang secara modern dan berkelanjutan, diharapkan akan terjadi lonjakan dalam berbagai sektor, termasuk teknologi, pendidikan, dan bisnis. 
 
"Gen Z dan milenial, yang akan menjadi mayoritas populasi di masa depan, akan memiliki kesempatan untuk berkembang dan berinovasi di lingkungan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mereka," ujar Faridah.
 
Sementara, Direktur Bisnis dan Ekonomi Forum Bersama untuk IKN, Lukman Hakim menekankan pentingnya membangun citra positif bagi IKN di mata publik. 
 
"IKN butuh suatu public relationship yang positif. Jadi kita semua harus berupaya membangun persepsi publik yang baik, sehingga kita bisa membuat iklan yang menarik dan dapat menjangkau investor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri," tutur Lukman. 
 
Lukman menyoroti visi besar Presiden Joko Widodo dalam pembangunan IKN. Hal itu bertujuan untuk mendistribusikan pembangunan secara lebih merata di seluruh wilayah Indonesia, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa. 
 
"IKN ini bagus, dari Pak Jokowi itu untuk pemetaan pembangunan nasional, jadi tidak hanya Jawa sentris," urai Lukman.
 
Lebih lanjut, Lukman menyebut keberadaan IKN di luar Jawa diharapkan terjadi pemerataan ekonomi yang dapat mendorong pertumbuhan di daerah-daerah lain. Sehingga seluruh Indonesia bisa maju bersama.
 
"Ini kalau mau maju, semua pendapatan GDP harus bisa meningkat. Untuk bisa meningkat, harus ada investasi di Indonesia," ucapnya. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore