Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Agustus 2024 | 18.00 WIB

Pembangunan Infrastuktur IKN Serap Anggaran Rp 83,4 Triliun Dalam 3 Tahun, Swasta Berminat Masuk?

ILUSTRASI: Kantor Presiden di IKN sudah bisa digunakan. (OIKN) - Image

ILUSTRASI: Kantor Presiden di IKN sudah bisa digunakan. (OIKN)

JawaPos.com - Dalam lima hari ke depan, Indonesia memasuki tahapan baru dalam bernegara. Untuk pertama kalinya, perayaan hari kemerdekaan (HUT) RI akan dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Pelaksanaan HUT RI ke-79 inni rencananya akan dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 17 Agustus 2024.

Diketahui total areal yang dikembangkan di kawasan IKN mencapai 256.142 hektare, sementara pengembangan inti tahap I meliputi 6.671 hektare yang terbagi dalam tiga zona yakni Zona 1A, 1B, dan 1C.

Pengembangan tahap I yang mencapai total 6.671 hektare, terbagi dalam tiga area, yakni ruang terbuka hijau 65 persen, fungsi non hunian 20 persen dan sisanya 15 persen fungsi hunian.

Pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) yang dimulai 2022 hingga kini telah menelan anggaran sebesar Rp 83,4 triliun.

Ketua Satgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Imam Santoso Ernawi menyebut sejak tahapan kontruksi pembangunan zona 1A tiag tahun lalu yang mencapai 106 paket, progres pembangunan telah mencapai 45,1 persen.

Pembangunan infrastruktur sepenuhnya dilakukan menggunakan anggaran negara lewat APBN. Lantas bagaimana pembangunan infrastrukur dan pembangunan sektor lain ke depan, minimal lima tahun ke depan dimana pemerintahan akan dipimpin Prabowo-Gibran?

Deputi Bidang Pendanaan dan investasi Agung Wicaksono saat ditemui di IKN Nusantara memastikan investasi swasta atau investor pelopor di wilayah IKN sudah menembus Rp51 Triliun dengan sebagian komitmen 28 perusahaan. Investasi swasta rencana bakal terus bertambah seiring kepastian investasi dan peluang pertumbuhan aset.

“Groundbreaking sudah 1-6 proyek dari sekitar 28 proyek yang sudah berkomitmen. Nilai investasi swasta ini sudah mencapai Rp51 triliun,” ungkap Agung di Penajam Paser Utara, Kaltim, Jumat (9/8).

Menurutnya, para investor yang sudah terikat dengan perjanjian kerja sama ini sudah ada 28 perusahaan dan sebagian groundbreaking dan terus bertambah.

Dia menyebut bahwa wujud masuknya investor sudah mulai terlihat. “Investasi ini sudah terlihat sekarang,”tegasnya.

Beberapa contoh yang telah tuntas pembangunan, seperti Hotel Nusantara. Setelah berkunjung di IKN, investor dengan konsorsium yang dikoordinasikan dengan Sogianto Surya (Aguan) sebulan selanjutnya langsung groundbreaking. Setelah setahun lalu, pembangunan sekarang Hotel Nusantara sudah berdiri dan beroperasi di IKN pada Agustus 2024 ini.“Ini merupakan wujud nyata invetasi para investor di IKN.”

Investor selanjutnya, adalah di bidang kesehatan dengan masuknya RS Hermina dan RS Mayapada. “Groundbreaking sudah dilakukan,” ungkapnya.

Investor lain yang juga telah masuk di sektor transportasi dengan masuknya Blubird yang berkomitmen investasi terhadap transportasia umum seperti bus dan taxi di wilayah IKN Nusantara.

Untuk sementara, tersedia sebanyak 5 bus listrik yang beroperasi. Sedangkan untuk Taxi listrik sudah beroperasi di IKN dan Balikpapan. “Investor ini juga berkomitmen terhadap lingkungan dengan mengusung go green dan langit biru.”

Agung menambahkan, di IKN juga telah disiapkan Pembangkit Listrik Bertenaga Surya (PLTS). Hal ini direalisasikan melalui penugasan PT PLN (Persero) dan PT Pertamina. Tahap awal sudah tersedia pembangkit listrik kapasitas 10 MW dan akan ditingkatkan menjadi 50 MW.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore