Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Agustus 2025 | 05.58 WIB

Karya Seni 'Masa Depan' Meriahkan HUT ke-80 RI di IKN

Pendiri Art in Motion Foundation Rob Hammink. (Istimewa)

JawaPos.com - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) berlangsung meriah pada Minggu (17/8). Peringatan kali ini menampilkan karya seni bertajuk Masa Depan.

Karya seni itu dipersembahkan oleh Art in Motion (AiM), sebuah yayasan dari Belanda. Karya seni itu dipersembahkan kepada Otorita IKN. "Sudah waktunya generasi muda di Indonesia dan Belanda untuk saling berkolaborasi. Indonesia berwawasan ke depan. IKN adalah simbol sejati dari awal yang baru itu," ujar Pendiri Art in Motion Foundation Rob Hammink. 

Menurut dia, penciptaan karya seni Masa Depan merupakan proses yang panjang dari kolaborasi dari mahasiswa akademi seni kedua negara di Rumah Indonesia.  

Rumah Indonesia merupakan bagian dari Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia di Amsterdam dan di Erasmus Huis, Jakarta, yang berafiliasi dengan Kedubes Belanda. "Para mahasiswa bersama-sama merancang karya seni tersebut, menjembatani budaya, hambatan bahasa, dan perbedaan waktu. Maka lahirlah Masa Depan 'Kecil'," katanya.  

Rob Hammink mengungkap, sejak 2023 Art in Motion berkomitmen menjaga hubungan baik antara Indonesia dan Belanda. Penjagaan itu melalui seni, budaya, dan pendidikan sebagai elemen penghubung. Hal ini telah menghasilkan lokakarya, pameran, pertukaran pelajar, serta proyek musik dan seni bersama. 

"Karya seni Masa Depan setinggi tiga meter bertuliskan kata-kata yang digunakan di Indonesia dan Belanda akan diresmikan di IKN pada 17 Agustus 2026. Lokasinya menghadap istana dan terletak di antara kementerian-kementerian baru," katanya. 

Mahasiswa ISBI Bandung, Ferdinand Michael Simanjuntak mengatakan, karya ini menafsirkan hubungan antara Indonesia dan Belanda di masa lalu, masa kini, dan yang terpenting, masa depan. "Saya sangat beruntung dapat berkontribusi pada masa depan itu, tepat di sini, di Nusantara," ucapnya.  

Dia menyebut Indonesia dan Belanda berbagi sejarah yang kompleks. Mencerminkan ikatan historis dan kontemporer yang tak terpisahkan dari waktu ke waktu. Perjuangan rakyat Indonesia untuk mencapai kemerdekaan hingga saat ini, kenangan tetap ada yang mencerminkan perjalanan panjang kedua bangsa. 

"Kenangan-kenangan ini, meskipun lahir dari sejarah bersama yang panjang dan rumit, kini telah menjadi landasan bagi dialog yang lebih hangat, setara, dan saling menghormati," katanya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore