
Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN). (Kemenhub)
JawaPos.com - Polri terus mendukung adanya rencana pemindahan Ibu Kota ke IKN (Ibu Kota Nusantara) untuk beberapa tahun lagi.
IKN ini dibuat untuk mendukung Visi Indonesia 2024 lebih maju lagi.
Bahkan polri dikabarkan telah mengirimkan 709 personel sejak 2022 lalu.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan para personel ditempatkan di Polda Kalimantan Timur untuk mendukung polres-polres penyangga seperti Polresta Balikpapan, Polresta Samarinda, Polres Penajam Paser Utara, dan Polres Paser.
"Sejak tahun 2022 sudah ada 709 personel yang telah dikirimkan ke IKN namun sementara diletakkan pada Polda Kaltim, khususnya pada Polres penyangga," ungkap Trunoyudo Wisnu Andiko dikutip dari PMJ News Selasa (30/4).
Trunoyudo menjelaskan, pemindahan SDM Polri ke IKN dilakukan secara bertahap.
Pada tahap I (2023-2024) Polri mengirim 1.667 personel. Tahap II (2025-2029) sebanyak 9.484 personel.
Selanjutnya untuk Tahap III (2030-2034) sebanyak 9.685 personel. Terakhir, Tahap IV (2035-2040) sebanyak 9.678 personel.
"Polri melaksanakan pemindahan personel secara bertahap, kami berharap personel Polri siap melaksanakan tugas dan ditempatkan dimana saja," tuturnya.
Trunoyudo mengungkap rencana Polri selanjutnya dalam pemenuhan personel ke IKN pada tahun 2024 ini. Di antaranya mengalokasikan penambahan personel lulusan Diktuk/Dikbang secara bertahap.
Lalu ada redistribusi personel Perwira dan Bintara Polri dari Polda lain yang komposisi personelnya mendekati ideal ke Polda Kaltim dan Polda-polda penyangga IKN lainnya.
Kemudian penambahan jumlah penempatan lulusan Dikkbangum khususnya Sespimen, PTIK, Sespimma, dan SIP ke Polda Kaltim dan Polda-polda penyangga IKN lainnya.
Polri juga akan menambahkan jumlah Penempatan Pertama (Patma) Pama lulusan Akpol, SIPSS, Bintara Polri ke Polda Kaltim dan Polda-polda penyangga IKN lainnya.
"Mutasi Perwira dan Bintara Polri yang berasal dari Kalimantan ke Polda Kaltim dan Polda-polda penyangga IKN lainnya," tukasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
