Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Desember 2023 | 22.13 WIB

OIKN Akan Luncurkan Rencana Induk Pengelolaan Kehati IKN pada 2024

Maket desain Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara. - Image

Maket desain Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.

JawaPos.com–Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) Nusantara akan meluncurkan rencana induk pengelolaan keanekaragaman hayati atau Kehati IKN pada 2024.

”Kami menyusun rencana induk pengelolaan keanekaragaman hayati di IKN Nusantara dengan melibatkan berbagai pihak. Rencananya memang kami matangkan dan kami meluncurkan tahun depan,” kata Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air Pungky Widiaryanto seperti dilansir dari Antara.

Pungky mengatakan, visi dari rencana induk pengelolaan keanekaragaman hayati IKN Nusantara, yakni mewujudkan kota hutan berkelanjutan yang memberikan kontribusi kepada tujuan konservasi biodiversitas nasional maupun global. Adapun misi dari rencana induk tersebut, antara lain mempertahankan ekosistem hutan dan lahan basah yang masih tersisa, kemudian merehabilitasi, merestorasi, dan mereklamasi ekosistem yang rusak.

”Lalu mengoptimalkan kinerja para pihak dalam pelestarian dan pemanfaatan keanekaragaman hayati. Kemudian meningkatkan kapasitas dan kepedulian masyarakat adat serta lokal dalam pengelolaan keanekaragaman hayati,” papar Pungky Widiaryanto.

Misi selanjutnya menurutdia, menegakkan peraturan perundang-undangan dalam rangka pengelolaan keanekaragaman hayati. Sedangkan tujuan dari pengelolaan keanekaragaman hayati, yakni pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta database dan sistem informasi keanekaragaman hayati.

”Tujuan lainnya adalah meningkatkan upaya konservasi keanekaragaman hayati melalui pengelolaan, ekosistem habitat tumbuhan dan satwa di daratan maupun pesisir serta laut (konservasi in-situ dan ex-situ, dan lain-lain),” terang Pungky Widiaryanto.

Tujuan berikutnya, lanjut dia, memperlambat, mengurangi, dan mengendalikan, laju kehilangan (degradasi dan kepunahan) keanekaragaman hayati. Kemudian melakukan rehabilitasi, restorasi, dan reklamasi ekosistem yang mengalami kerusakan (sedang dan berat).

Selain itu, meningkatkan pemanfaatan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan. Tujuan selanjutnya peningkatan kapasitas kelembagaan dan pranata kebijakan serta penegakan hukum keanekaragaman hayati, dan tujuan lainnya yakni penyelesaian konflik keanekaragaman hayati.

IKN Nusantara dibangun dengan konsep kota pintar masa depan berbasis alam dengan 70 persen area di IKN Nusantara merupakan area hijau,” ujar Pungky Widiaryanto.

”Harapannya adalah kita akan menghutankan kembali menjadi hutan-hutan tropis di Kalimantan,” tambah Pungky.

Pada 2045, dia menjelaskan, IKN Nusantara di-setting sebagai sebuah kota hutan yang menjadi kota netral karbon dan juga sebagai kota dengan keanekaragaman hayati yang tinggi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore