Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Agustus 2023 | 21.02 WIB

Seni dan Budaya Perlu Dikembangkan di IKN, Addie MS Minta Sediakan Gedung Konser

URUN REMBUK: Mulai kedua dari kiri, Riri Reza, Nuya Susantono, Ananda Sukarlan Maudy Koesnaedi, dan Kardi Mohammad saat diskusi publik Nusantara Talks yang diadakan di Teater Kecil, TIM, Jakarta. - Image

URUN REMBUK: Mulai kedua dari kiri, Riri Reza, Nuya Susantono, Ananda Sukarlan Maudy Koesnaedi, dan Kardi Mohammad saat diskusi publik Nusantara Talks yang diadakan di Teater Kecil, TIM, Jakarta.

JawaPos.com – Dalam diskusi publik bertajuk Membangun Ekosistem Seni dan Budaya di Ibu Kota Nusantara, para seniman urun rembuk dari kacamata seni yang digiati.

Komponis Addie MS, di antaranya, menyebut sudah selayaknya Indonesia memiliki concert hall atau gedung konser. "Satu-satunya di Indonesia ada di Kemayoran (Jakarta), itu pun dibangun oleh swasta,” katanya.

Selama ini pembangunan tempat olahraga seperti stadion lebih masif. Addie mengapresiasi juga pembangunan gedung teater yang mulai banyak.

Namun, untuk concert hall, belum ada yang memikirkan. Ini membuat musisi, terutama yang orkestra, enggan mampir Indonesia dan memilih konser di Singapura. ’’Padahal, kita punya market yang besar,” ucapnya.

Diskusi tersebut juga mengundang budayawan Kalimantan Timur (Kaltim) Zainal Dharma Abidin. Dia mengingatkan bahwa Kaltim tempat IKN berada sudah memiliki budaya yang beragam. Mulai budaya hulu, pesisir, urban, hingga keraton. Untuk itu, ini perlu digiatkan lagi. ’’Perlu dipraktikkan agar tidak hilang,” ujarnya.

Menurut Zainal, Kaltim memiliki laboratorium seni yang menarik. Mulai dari musik hingga permainan tradisional. ’’Kekuatan kearifan lokal harus diperhatikan juga,” tegasnya.

Dia mengkritisi selama ini pembangunan tidak memperhatikan budaya lokal yang sudah ada. Sehingga jejak pembangunan malah tidak memiliki identitas budaya.

Rektor ISI Jogjakarta Timbul Raharjo mengungkapkan bahwa kampus seni bisa digerakkan. Di Kaltim sudah ada Institut Seni Budaya Indonesia. Para akademisinya pun bisa digerakkan untuk meneliti sekaligus mengembangkan seni setempat. ’’Sehingga pembangunan IKN tidak hanya membangun gedung, tapi juga sekaligus seni dan budaya,” ucapnya. (lyn/c17/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore