Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 September 2026 | 01.45 WIB

Kemenekraf Dorong Ruang Kreatif Yang Inklusif Bagi Perempuan

Ilustrasi: Industri kreatif Indonesia sudah berkembang menjadi ruang untuk membangun kesadaran sosial, budaya, hingga inklusivitas. (Istimewa) - Image

Ilustrasi: Industri kreatif Indonesia sudah berkembang menjadi ruang untuk membangun kesadaran sosial, budaya, hingga inklusivitas. (Istimewa)

JawaPos.com - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan aman untuk memperluas ruang perempuan dalam berkarya. Diharapkan Perempuan lebih aktif membangun jejaring, hingga mengambil peran kepemimpinan di industri kreatif.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekraf (Wamenekraf) Irene Umar mengatakan perempuan memiliki kontribusi besar dalam sektor ekonomi kreatif, dengan proporsi sekitar 58 persen, terutama pada subsektor fesyen, kriya MK dan kuliner.

“Sekitar 58 persen sektor ekraf didominasi oleh perempuan, khususnya di subsektor seperti fesyen, kriya dan kuliner. Namun di subsektor lain seperti gim, mulai lahir 'world champion' perempuan,” ujar Irene dalam surel sebagaimana dikutip dari Antara Minggu (6/9).

Ia menilai akses terhadap jejaring dan peluang di industri kreatif pada perempuan perlu mendapat perhatian dari pemerintah dan memastikan talenta perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuannya.

Menurut Irene, penguatan komunitas menjadi salah satu cara menciptakan ekosistem tersebut. Ruang berkumpul memungkinkan kreator perempuan bertukar pengalaman, membangun kolaborasi, sekaligus menyatukan suara untuk menghadapi tantangan di ruang digital.

"Tugas pemerintah adalah membuka kesempatan itu, dan peran kita semua adalah untuk saling menguatkan dan meng-empower kaum hawa agar mereka berani step into the light dan menunjukkan kemampuan mereka pada dunia,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya menciptakan ruang digital yang aman agar perempuan dan kreator lainnya dapat berekspresi tanpa kehilangan kesempatan untuk berkembang.

“Kekuatan konten ada di jari-jari kita, yang penting adalah pesan lewat konten yang disampaikan itu tulus untuk menciptakan perubahan yang bermakna bagi dunia,” ujarnya.

Irene mengatakan Kemenekraf sebelumnya turut mendorong terbentuknya asosiasi kreator konten Indonesia sebagai wadah untuk menyatukan suara dan memperkuat upaya menciptakan ruang digital yang aman bagi masyarakat.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore