
Poster Santa Adelaide dengan sepotong lukisan wajahnya (Dok.catholicnewsagency)
JawaPos.com - Gereja Katolik memiliki dan mengakui banyak tokoh-tokoh gereja yang kemudian mendapatkan gelar "Santa" atau "Santo" dan diakui sebagai orang suci dan pelindung gereja.
Beberapa dari mereka adalah orang-orang yang disebutkan di Kitab Suci, dan kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang hidup jauh setelah kematian Yesus Kristus.
Salah satunya adalah Santa Adelheid atau Adelaide dari Italia dan dari Burgundy (931-999). Ia lahir sebagai seorang putri dari Raja Rudolf II dari Burgundy dan Bertha dari Swabia. Adelaide lahir di Orbe, Burgundy, sekarang Swiss, pada tahun 931.
Kehidupan Seorang Putri
Dilansir dari University of Notre Dame, sebagai putri ia memiliki tugas sebagai alat pemersatu dan diplomasi kerajaan.
Pernikahan pertamanya adalah pernikahan politik dengan Lothair II dari Italia, anak dari musuh ayah Adelaide. Bersama suaminya, Adelaide melahirkan seorang putri, Emma. Adelaide baru berumur 17 tahun pada saat itu.
Dilansir dari Ensiklopedia Britannica, di tahun yang sama pada pernikahannya, Lothar mewarisi kedudukan ayahnya, Hugh dari Arles, sebagai raja atas Italia.
Namun, pada tahun 950, Lothar meninggal dan Berengar II dari Ivrea, musuhnya, menguasai Italia. Dikabarkan Lothar meninggal akibat diracun oleh Berengar.
Kemudian Berengar memaksa Adelaide untuk menikahi anaknya, Adalbert. Adelaide menolah dan melarikan diri dari Italia. Sayangnya ia tertangkap dan dikurung di sebuah penjara di Garda selama empat bulan.
Perlawanan dan Pernikahan Kedua
Dilansir dari New Advent, Adelaide - entah diselamatkan atau berhasil melarikan diri sendiri, kabur dari penjara dan mendapatkan perlindungan dari seorang pastor bernama Martin.
Dengan cepat kabar beterbangan. Tak lama kemudian, Adipati Alberto Uzzo dari Canossa, membawa Adelaide ke istananya. Sementara itu, para bangsawan Italia mulai kesal dan membenci Berengar, mengundang Otto Agung, Raja Jerman untuk menjatuhkan Berengar.
Setelah menguasai Italia, Otto mendeklarasikan dirinya sebagai Raja Italia dan menikahi Adelaide pada 951. Paus Yohanes XII memahkotai mereka sebagai kaisar dan permaisuri di Roma pada thaun 962.
Adelaide kemudian menyebarkan monoteisme Clunia dan memperkuat kesetiaan gereja kepada kaisar, dimana ia berperan penting dalam distribusi hak istimewa gerejawi Otto I dan berpartisipasi dalam ekspedia ke Italia.
Dilansir dari Catholic News Agency, Otto kemudian meninggal pada 7 Mei 973. Setelah suaminya pergi, Adelaide tetap memegang kendali kerajaan dan putranya, Otto II, hingga hubungan mereka merenggan pada tahun 978.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
