Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Agustus 2025 | 23.27 WIB

Mengenal Santa Adelaide dari Italia (931-999): Ratu Bijaksana yang Menjadi Korban Perebutan Kekuasaan

Poster Santa Adelaide dengan sepotong lukisan wajahnya (Dok.catholicnewsagency) - Image

Poster Santa Adelaide dengan sepotong lukisan wajahnya (Dok.catholicnewsagency)

JawaPos.com - Gereja Katolik memiliki dan mengakui banyak tokoh-tokoh gereja yang kemudian mendapatkan gelar "Santa" atau "Santo" dan diakui sebagai orang suci dan pelindung gereja. 

Beberapa dari mereka adalah orang-orang yang disebutkan di Kitab Suci, dan kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang hidup jauh setelah kematian Yesus Kristus. 

Salah satunya adalah Santa Adelheid atau Adelaide dari Italia dan dari Burgundy (931-999). Ia lahir sebagai seorang putri dari Raja Rudolf II dari Burgundy dan Bertha dari Swabia. Adelaide lahir di Orbe, Burgundy, sekarang Swiss, pada tahun 931. 

Kehidupan Seorang Putri 

Dilansir dari University of Notre Dame, sebagai putri ia memiliki tugas sebagai alat pemersatu dan diplomasi kerajaan. 

Pernikahan pertamanya adalah pernikahan politik dengan Lothair II dari Italia, anak dari musuh ayah Adelaide. Bersama suaminya, Adelaide melahirkan seorang putri, Emma. Adelaide baru berumur 17 tahun pada saat itu. 

Dilansir dari Ensiklopedia Britannica, di tahun yang sama pada pernikahannya, Lothar mewarisi kedudukan ayahnya, Hugh dari Arles, sebagai raja atas Italia. 

Namun, pada tahun 950, Lothar meninggal dan Berengar II dari Ivrea, musuhnya, menguasai Italia. Dikabarkan Lothar meninggal akibat diracun oleh Berengar. 

Kemudian Berengar memaksa Adelaide untuk menikahi anaknya, Adalbert. Adelaide menolah dan melarikan diri dari Italia. Sayangnya ia tertangkap dan dikurung di sebuah penjara di Garda selama empat bulan. 

Perlawanan dan Pernikahan Kedua

Dilansir dari New Advent, Adelaide - entah diselamatkan atau berhasil melarikan diri sendiri, kabur dari penjara dan mendapatkan perlindungan dari seorang pastor bernama Martin. 

Dengan cepat kabar beterbangan. Tak lama kemudian, Adipati Alberto Uzzo dari Canossa, membawa Adelaide ke istananya. Sementara itu, para bangsawan Italia mulai kesal dan membenci Berengar, mengundang Otto Agung, Raja Jerman untuk menjatuhkan Berengar. 

Setelah menguasai Italia, Otto mendeklarasikan dirinya sebagai Raja Italia dan menikahi Adelaide pada 951. Paus Yohanes XII memahkotai mereka sebagai kaisar dan permaisuri di Roma pada thaun 962. 

Adelaide kemudian menyebarkan monoteisme Clunia dan memperkuat kesetiaan gereja kepada kaisar, dimana ia berperan penting dalam distribusi hak istimewa gerejawi Otto I dan berpartisipasi dalam ekspedia ke Italia. 

Dilansir dari Catholic News Agency, Otto kemudian meninggal pada 7 Mei 973. Setelah suaminya pergi, Adelaide tetap memegang kendali kerajaan dan putranya, Otto II, hingga hubungan mereka merenggan pada tahun 978. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore