Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Maret 2025 | 23.12 WIB

Tiga Personel Polsek Negara Batin Gugur, Korlantas Kibarkan Bendera Setengah Tiang dan Gelar Shalat Ghaib

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dan jajaran melaksanakan shalat ghaib mendoakan ketiga personel Polsek Negara Batin yang gugur saat menggerebek judi sabung ayam.(Korlantas Polri)


JawaPos.com - Untuk mendoakan AKP Anumerta Lusiyanto, Aipda Anumerta Petrus Apriyanto, dan Briptu Anumerta M. Ghalib Surya Ganta Korlantas Polri menyelenggarakan shalat ghaib di Masjid At-Taqwa Korlantas Polri pada Selasa (18/3). Mereka juga memasang bendera setengah tiang sebagai bentuk duka cita dan penghormatan atas gugurnya ketiga personel Polsek Negara Batin tersebut. 

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya ketiga polisi itu dalam menjalankan tugas. Sebagai salah satu bentuk dukungan dari Korlantas, usai melaksanakan shalat ghaib, mereka melaksanakan doa bersama. Dengan harapan ketiga kusuma bangsa itu mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT. 

”Saya, Kakorlantas Polri beserta staf, hari ini melaksanakan shalat ghaib sebagai ungkapan duka yang amat dalam atas gugurnya Bhayangkara sejati saat melaksanakan tugas di wilayah Polda Lampung. Semoga arwah mereka diterima di sisi Allah SWT,” kata Irjen Agus. 

AKP Anumerta Lusiyanto sebagai Kapolsek Negara Batin gugur di medan tugas bersama dua anak buahnya, Aipda Anumerta Petrus Apriyanto, dan Briptu Anumerta M. Ghalib Surya Ganti. Dia kehilangan nyawa dalam operasi penggerebekan judi sabung ayam yang diduga merupakan milik personel TNI AD bernama Peltu Lubis dan Kopka Basarsyah. Keduanya berdinas di Sub Ramil Negara Batin, Kodim 0427/Way Kanan. 

Berdasar keterangan dari Polda Lampung peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.50 WIB pada Jumat (17/3). Ketiga personel Polri yang gugur mengalami luka tembak di bagian kepala. Mereka ditembaki saat berusaha masuk ke arena judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin. Kini peristiwa tersebut menjadi perhatian publik dan sejumlah pejabat di Jakarta. 

Penghormatan yang diberikan oleh Korlantas Polri kepada ketiga korban merupakan simbol penghargaan atas dedikasi dan pengorbanan dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat. Mereka juga memberikan dukungan kepada pihak keluarga yang ditinggalkan oleh almarhum. 

Sebelumnya, Mabes Polri mengajak seluruh jajarannya untuk melaksanakan shalat ghaib dan doa bersama. Kegiatan itu bisa dilakukan di lokasi tugas masing-masing. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko yang menyampaikan seruan tersebut. Menurut dia, ketiga polisi itu merupakan kusuma bangsa yang sudah mendedikasikan hidupnya untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Karena itu, Polri memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada ketiga polisi tersebut. 

”Kami menyampaikan kepada seluruh anggota Polri dimanapun agar mendoakan para korban, almarhum yang telah gugur personal-personal terbaik, Bhayangkara terbaik. Doa bersama ini dilakukan seluruh tempat, wilayah kerjanya. Dan kemudian khususnya kepada seluruh umat muslim juga mendoakan sekaligus melaksanakan sholat ghoib secara serentak,” ajak dia. 

Baca Juga: Netizen Telusuri Senjata Oknum TNI yang Diduga Dipakai Menembak 3 Polisi di Lampung, Spesifikasinya Ngeri!

Lewat doa dan shalat ghaib tersebut, Polri berharap besar ketiga polisi yang gugur dengan luka tembak di bagian kepala itu mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT. Mereka juga mengirim doa untuk keluarga para korban agar mereka diberikan kekuatan dan ketabahan atas peristiwa yang menimpa ketiga polisi tersebut. 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore