Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Maret 2024 | 16.07 WIB

Mengenang Peristiwa Bandung Lautan Api pada 24 Maret, Penuh Keberanian dan Semangat Perjuangan

 

Ilustrasi- Mengenag peristiwa bersejarah Bandung lautan Api.(RBG.id)

JawaPos.com – Seperti diketahui, 24 Maret diperingati sebaga salah satu peristiwa bersejarah yang penuh dengan keberanian dan semangat perjuangan dalam perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia adalah Bandung Lautan Api.

Peristiwa ini terjadi pada 24 Maret 1946 di Kota Bandung, Jawa Barat, dan memiliki pengaruh yang mendalam dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Sekitar 200.000 penduduk Bandung membakar kediaman mereka sendiri dalam peristiwa tersebut , kemudian meninggalkan kota menuju pegunungan di daerah selatan Bandung.

Hal ini dilakukan untuk mencegah tentara Sekutu yang dapat menggunakan kota Bandung sebagai markas strategis militer dalam Perang Kemerdekaan Indonesia.

Bandung Lautan Api adalah salah satu peristiwa bersejarah yang penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Ini adalah cerminan dari semangat perjuangan dan ketahanan rakyat Indonesia dalam menghadapi penjajah. Peristiwa ini tidak hanya memengaruhi sejarah Indonesia, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak bangsa yang berjuang untuk meraih kemerdekaan mereka

Dilansir dari Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Minggu (24/03), Untuk mengingat peristiwa Bandung Lautan Api pada 24 maret di bandung berikut rangkumannya.

Latar Belakang

Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada 17 Agustus 1945, negara baru ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk usaha-usaha penjajah Belanda untuk merebut kembali kendali atas wilayah Indonesia.

Perang Kemerdekaan Indonesia yang sering disebut sebagai Agresi Militer Belanda I dimulai pada tahun 1945. Konflik ini mencapai puncaknya saat Pasukan Belanda mencoba merebut kembali kota Bandung pada Maret 1946

Pasukan Inggris bagian dari Brigade MacDonald tiba di Bandung pada tanggal 12 Oktober 1945.

Sejak semula hubungan mereka dengan pemerintah RI sudah tegang. Mereka menuntut agar semua senjata api yang digunakan dalam perang ditangan penduduk, kecuali TKR (Tentara Keamanan Rakyat), diserahkan kepada mereka.

Orang-orang Belanda yang baru dibebaskan dari kamp tawanan mulai melakukan tindakan-tindakan yang mulai mengganggu keamanan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore