LINGKUNGAN HIJAU: Suroto membuat pupuk kompos dari limbah rumah tangga dan dedaunan. Warga sekitar boleh menyetorkan sampah organik. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com- Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu tahapan yang wajib diikuti oleh mahasiswa menuju semester akhir. KKN merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Biasanya tiap kelompoknya akan ditempatkan di desa-desa.
Dalam melaksanakan KKN, dibutuhkan program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat. sebagai salah satu contohnya, adalah membuat kompos (pupuk organik). Hal ini karena terbilang cukup mudah untuk membuatnya dan sangat berguna bagi masyarakat.
Kompos sendiri dibuat dari bahan-bahan organik seperti rumput, jerami, sisa ranting dan dahan, kotoran hewan, bunga yang rontok, dan air kencing hewan ternak, serta bahan organik lainnya.
Ketika ingin membuat kompos tentu membutuhkan alat dan bahan yang harus dipersiapkan. Adapun, alat yang harus dipersiapkan untuk membuat kompos, yaitu wadah berukuran besar dengan penutup (Tong atau ember) dan sarung tangan.
Sementara bahan yang dibutuhkan untuk membuat kompos adalah sampah sisa sayuran atau makanan, tanah, air secukupnya, arang sekam, kapur, dan cairan pupuk EM4 sebagai bahan tambahan.
Dilansir dari website DLH Palangkaraya, berikut ini merupakan langkah untuk membuat kompos yang cocok digunakan sebagai program kerja (proker) KKN:
Setelah membuat kompos, simpan kompos di tempat yang sejuk dan tidak terkontaminasi oleh air hujan dan juga hewan. Setelah 3 minggu kompos siap digunakan untuk memupuk semua jenis tanaman yang ada di rumah.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
