Warga saling rebutan minyak mamala dari dalam kendi usai atraksi pukul sapu lidi di Negeri Mamala, Malteng
JawaPos.com - Ratusan penonton merebut Minyak Tasala atau yang dikenal dengan minyak mamala, usai atraksi Pukul Sapu Lidi di Negeri Mamala, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).
Salah seorang warga, Ongen mengatakan, minyak mamala merupakan minyak yang selama ini selalu ia bawa pulang setelah menonton atraksi pukul sapu lidi.
“Hari ini saya mau ambil lagi. Soalnya kan saya sering pegal-pegal, tapi kalau oles dengan minyak ini sembuhnya cepat sekali. Saya tidurnya jadi nyenyak,” kata Ongen, Ambon, dikutip dari Antara Minggu (30/4).
Menurutnya, hal ini diyakininya setelah mendengar cerita warga Mamala soal minyak tasala tersebut. Ia akhirnya mencoba mengaplikasikannya pada badan-badannya yang mengalami sakit.
“Kalau untuk luka sayat lidi yang berdarah saja bisa sembuh cepat, apa lagi cuma pegal-pegal,” ujarnya.
Senada dengan Ongen, salah satu penonton, Murni juga mengaku nekat merebut minyak mamala sebagai buah tangan yang nantinya dibawa pulang ke Ambon.
Menurutnya, rasanya tidak lengkap jika menonton atraksi tahunan ini, namun saat pulang tidak membawa minyak mamala.
“Saya bilang kalau ke sini ya pulang harus bawa minyak mamala sebagai oleh-oleh. Karena khasiatnya bagus dan kita hanya bisa dapat di momen atraksi ini saja,” ucapnya.
Sementara itu, Imam Tuni Negeri Mamala, Idris Mony mengatakan, minyak tasala tersebut tidak dapat diperjual belikan. Apabila ada warga yang menginginkannya, silakan datang dan minta secara baik-baik.
“Ini minyak tidak diperjualbelikan. Pernah kedapatan ada yang menjual, tidak lama orang itu meninggal dunia,” katanya.
Berdasarkan pantauan, setelah atraksi Pukul Sapu Lidi selesai, Imam Tuni (Pemuka agama/adat), Idris Mony kemudian diarahkan untuk mengusap minyak mamala kepada 80 pemuda peserta atraksi itu.
Imam Tuni didampingi cucunya yang bertugas memegang kendi berisi minyak mamala dimaksud atau warga setempat biasa menyebutnya dengan minyak tasala (Nyuelain Matehu).
Setelah minyak mamala diusap ke semua peserta, para penonton kemudian berlari masuk ke arena lapangan untuk mengambil minyak itu.
Para penonton ini berlarian sambil membawa botol atau gelas bekas air mineral sebagai wadah untuk menyimpan minyak mamala.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
