
Photo
JawaPos.com - Kereta api selalu menjadi pilihan favorit masyarakat yang ingin mudik ke kampung halamannya. SelaIn nyaman, kereta api juga ramah untuk isi dompet.
Sayang, tidak semua orang mendapat kesempatan untuk bisa mudik menggunakan kereta api saat Lebaran. Selain banyak peminatnya, tiket yang dijual oleh PT KAI (Persero) juga terbatas.
Oleh karena itu, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar tetap bisa mudik Lebaran 2019 dengan kereta api.
Pertama, siapkan rute dan tanggal alternatif jika tiket yang diinginkan habis. Misalnya jika rute Jakarta menuju Solo habis, Anda bisa memesan jalur Jakarta – Bandung terlebih dahulu, lalu diteruskan dari Bandung menuju Solo yang relatif masih banyak.
Bisa juga menggunakan kereta persambungan, misalnya dari Jakarta - Cirebon lalu Cirebon – Solo. Pastikan waktu antarkereta tidak telalu dekat agar tidak tertinggal jadwal kereta lanjutan.
"Selain itu, coba sesuaikan tanggal bepergiannya untuk menghindari keberangkatan di tanggal-tanggal favorit," kata VP Public Relations KAI Agus Komarudin dalam keterangannya, Selasa (5/3).
Kedua, cek ketersediaan tiket secara berkala. Biasanya, ada beberapa tiket yang sewaktu-waktu bisa tersedia lantaran ada penumpang yang membatalkan tiketnya.
"Oleh sebab itu, apabila ada tiket yang dibatalkan atau diubah jadwalnya, maka tiket lama tersebut akan muncul kembali ke sistem ticketing untuk dijual kembali kepada masyarakat melalui seluruh channel penjualan KAI," kata dia.
Terakhir, masyarakat bisa membeli tiket tambahan yang dijual KAI pada H-60 Lebaran. Momen itu bisa menjadi peluang jika dua usaha sebelumnya masih belum membuahkan hasil.
"KAI menyediakan 50 KA Tambahan Lebaran 2019 yang terdiri dari 27 KA Eksekutif & Bisnis, 11 KA Ekonomi Non PSO, 4 KA Ekonomi PSO, dan 8 KA yang memanfaatkan rangkaian idle," tutur Agus.
"KAI juga mengimbau kepada masyarakat agar membeli tiket Lebaran di channel resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerja sama dengan KAI. Tujuannya untuk menghindari penipuan atau biaya jasa yang tidak wajar,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
