
Laura Lazarus, mantan pramugari Lion Air yang dua kali lolos dari kecelakaan lion air.
JawaPos.com - Laura Lazarus, mantan pramugari Lion Air masih tetap berjuang hingga detik ini. Pasca dua kali lolos dari maut pada tahun 2004 dalam kecelakaan pesawat, Laura masih harus bolak balik berobat. Tahun 2017, dia masih menjalani operasi terakhir di bagian kaki.
Laura bercerita biaya pengobatan dari semua luka yang dialaminya, dia hanya dibantu Lion Aur pada tahap-tahap awal kecelakaan. Sekitar 8 bulan pertama dia dirawat, dan di beberapa tahun pertama. Namun belasan tahun selanjutnya, Laura berjuang sendiri.
Saat itu, tubuhnya terasa hancur dan mati rasa, betis hilang bagian dagingnya, tulang patah, tangan mengalami dislokasi atau tak menyatu lagi dengan tulangnya, dan luka parah pada wajah.
"Saya berjuang sendiri pinjam keluarga sana-sini untuk biaya pengobatan. Operasi ke luar negeri dan lainnya. Saya juga berusaha melamar pekerjaan ke mana-mana tapi enggak ada yang mau karena saya sudah enggak sempurna," jelas Laura saat berbincang dengan JawaPos.com, Jumat (3/11).
Operasi di Singapura dan Penang tentu saja tak murah. Setelah kecelakaan, Laura harus intens menjalani operasi lebih dari 19 kali selama 1,5 tahun. Operasi di wajah pun 5 kali.
"Apa yang saya jalani terus erang sudah habis miliaran Rupiah. Wah kalau bicara gaji Lion Air sih sudah habis di tahap-tahap awal pengobatan," kata Laura.
Laura baru bekerja di Lion Air di usia 19 tahun saat itu. Dia diterima bekerja di Lion Air tahun 2013. Dan 1,5 tahun selanjutnya, kecelakaan nahas itu pun terjadi.
"Operasi saya saja dicicil. Saya sudah bilang sama dokter, dok sudah dong. Sudah cukup," katanya tertawa.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
