Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 September 2018 | 04.44 WIB

Atlet Dunia Dan Indonesia Ini Sukses Jadi Pengusaha Setelah Pensiun

Mantan pebuluangkis Susi Susanti - Image

Mantan pebuluangkis Susi Susanti

JawaPos.com - Perhelatan olahraga terbesar Asian Games 2018 yang digelar di Indonesia resmi berakhir. Para atlet berbakat telah menggenggam kemenangan dibalut dengan kebanggaan dalam mengharumkan negaranya masing-masing.


Profesi atlet janganlah dianggap remeh. Mayoritas mereka giat melatih bakat dan minatnya masing-masing demi memenangkan pertandingan mewakili negara tanpa memikirkan soal pendapatan.


Setelah memenangkan pertandingan Internasional, tentu para atlet menuai hasil dari kemenangannya berupa medali dan pundi-pundi penghargaan. Bagi atlet yang cermat dalam mengatur hartanya dan memanfaatkan peluang yang ada dapat tetap sukses setelah mereka pensiun.


Mengutip situs resmi cermati.com, dua atlet dunia yang menjadi pengusaha usai kemenangannya mengharumkan nama bangsa.


1. Pebasket, Michael Jordan: Jadi Pengusaha Restoran dan Investor Sepatu


Siapa yang tak kenal sosok atlet basket dunia berperawakan proporsional dengan tinggi mencapai 198 cm asal Amerika ini? Ya, pemilik nama lengkap Michael Jeffrey Jordan ini mampu merebut kejuaraan NBA sebanyak 6 kali di era 1980-an. Ia pun berhasil mengumpulkan pundi-pundi dolar dari kemenangannya serta endorsements dari sepatu Nike, dan lainnya.


Setelah 19 tahun di dunia olahragawan, ia memutuskan menekuni dunia bisnis. Jordan pun melebarkan sayapnya dengan membuka restoran, dealer mobil, dan lainnya. Bahkan ia pun tak segan-segan merambah ke investasi, dengan menanamkan modalnya berupa kepemilikan saham untuk merek internasional seperti Hornest Charlotte, Nike, Gatorade, dan Hanes.


Pada tahun 2018, Forbes menuliskan kekayaan Jordan kini mencapai sekitar USD1,65 miliar. Bayangkan jika dikonversi ke rupiah yang saat ini sekitar Rp14.600-an per dolar AS. Wow, puluhan triliun rupiah!


2. Petenis Lapangan, Maria Sharapova: Jadi Pengusaha Permen dan Cokelat


Manisnya keuntungan bisnis permen dan cokelat atlet tenis lapangan asal Rusia, Maria Yuryevna Sharapova, tak lepas dari dunia olahraga yang pernah dia geluti tahun 2000-an. Tak berlama-lama, ia pun mulai melirik peruntungan menjadi seorang pebisnis pula dari hasil gaji dan hadiah serta membanjirnya orderan endorsements berbagai produk.


Pada 2013, Maria Sharapova membangun bisnis permen yang dinamai Sugarpova, dengan keuntungan mencapai puluhan juta dolar hanya dalam kurun 4 tahun saja. Sekarang ia merambah di sektor makanan lain, yakni menggandeng perusahaan cokelat, Baron Chocolatier.


3. Atlet Bulu Tangkis Susi Susanti dan Alan Budi: Pengusaha Alat-Alat Olahraga


Pemilik nama lengkap Lucia Francisca Susi Susanti dan Alexander Alan Budikusuma, tentunya tidak asing lagi di telinga. Keduanya pernah mengharumkan nama Indonesia di kancah bulu tangkis internasional, dengan menyabet medali emas pada Olimpiade Barcelona tahun 1992.


Pasangan suami-istri yang kini dikaruniai 3 orang anak ini juga menggeluti dunia usaha dengan modal yang dikumpulkannya dari perolehannya selama menjadi atlet. Keduanya sukses menggarap bisnis alat-alat olahraga dengan merek Astec, yang berhasil menembus pasar ekspor ke Singapura, Malaysia, Thailand, Hong Kong, Korea, hingga Amerika Serikat.


4. Atlet Tinju, Chris John: Bisnis Asuransi dan Motivator

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore