Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Juni 2018 | 20.00 WIB

Lebaran, Jubir KPK Ini Kangen Takbiran dan Menunggu Ibunda Buat Kue

Ilustrasi Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah - Image

Ilustrasi Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah

JawaPos.com - Hari Raya Idul Fitri telah tiba. Umat Muslim pun bergembira menyambutnya. Saat Lebaran, biasanya banyak umat Muslim yang merantau di kota kembali ke kampung halamannya, untuk bertemu dengan sanak keluarga dan handai tolan.


Namun, tradisi ini tak dilakukan oleh Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Lebaran kali ini, dia mengaku tidak akan pulang ke kampung halaman. Sebab, orang tua dan mertuanya berada di Jakarta. Oleh karena itu, momentum Lebaran pun akan dia habiskan untuk berkumpul dengan keluarganya yang di Jakarta.


"Aku nggak mudik. Alhamdulillah orang tua dan mertua sedang di Jakarta," ujarnya saat berbincang dengan JawaPos.com, Jumat (15/6).


Bagi Febri, Lebaran kali ini memang tak ada kegiatan yang khusus, tapi yang paling berharga di sisa Ramadan ini bisa beribadah bersama keluarga.


"Paling berharga adalah bisa menjalani sisa Ramadan bersama keluarga dan saat Idul Fitri bisa bersilaturahmi bersama," tuturnya.


Setiap Lebaran, Febri terus tergiang dengan kegembiraanya saat masa kecil dulu. Mantan aktivis antikorupsi ini mengaku selalu rindu momentum takbiran bersama teman sebayanya sewaktu kecil di kampung halamannya.


Selain itu, dia juga mengaku rindu masa-masa kecil Lebarannya saat menunggu ibunya membuat kue-kue Lebaran dan berkunjung ke makam nenek. "Kalau di kampung ya takbiran bersama teman-teman sebaya dan nungguin orang tua bikin kue, pergi ziarah ke kuburan nenek," jelasnya.


Tak hanya itu, momentum lain yang membuatnya bahagia saat Lebaran yakni, ketika masih kecil, Febri mengaku suka keliling ke rumah tetangga bersama kawan-kawan sebayanya. Biasanya, hal itu dilakukan seharian bersama teman-temannya.


Dari hasil berkeliling ke rumah tetangganya, dia pun bisa menyantap kudapan makanan khas di rumah yang dikunjungi, serta mendapatkan 'angpao Lebaran'.


"Yang dari keliling-keliling sih rata-rata Rp 10 ribu ditambah dari keluarga bisa jadi Rp 30 ribu," katanya.


Menu Favorit Lebaran


Selain bersilaturahmi, momen Lebaran, juga membuat Febri selalu rindu akan makanan khas yang disajikan keluarganya di hari kemenangan tersebut.


Adapun menu favorit yang begitu dia sukai saat momentum Lebaran yakni lontong sayur gulai paku dan lamang tapai. Lebaran kali ini, keluarganya pun memasak makanan yang membuatnya bahagia sebagai 'urang awak'.


"Lontong dengan sayur gulai paku dan lamang tapai (lemang ketan putih dicampur ketan hitam yang diragi jadi kuah)," pungkasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore