
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
JawaPos.com - Kebijakan pemberian gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk PNS telah ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sayangnya, niat baik itu justru menjadi polemik. Pasalnya, kebijakan tersebut dibebankan kepada Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Anggaran daerah dinilai tidak cukup untuk memenuhi pembayaran THR yang jumlahnya tidak kecil.
Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak mau ambil pusing dengan kritik-kritik tersebut. Menurutnya, kebijakan yang dilakukan pemerintah telah mempertimbangkan berbagai aspek dengan matang.
"Kerja saya sebagai Menteri Keuangan tidak mau mengomentari omongan orang," ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (5/6).
Sementara itu, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai kurang bijak jika pemberian THR dan gaji ke-13 dibebani ke APBD. Alasannya, sekitar 70 persen APBD digunakan untuk belanja pegawai.
"Khususnya daerah pemekaran yang baru. Kalau dibebani tambahan THR dan gaji ke 13 tentu kurang bijak. Meskipun DAU tiap tahun cenderung naik," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
