
Ilustrasi video porno. (Istimewa)
JawaPos.com - Dunia maya Indonesia beberapa bulan terkahir ini kerap dihebohkan dengan munculnya video-video porno atau dikenal dengan istilah bokep.
Diawali dari viralnya video threesome dua anak kecil dengan seorang wanita dewasa hingga tayangan ranjang yang diduga diperankan oleh penyanyi pendatang baru Marion Jola alias Lala.
Selama kurang dari satu bulan dua video porno itu dengan cepat viral di Media Sosial (medsos). Bahkan tersebar cepat melalui grup-grup Whats Apps (WA).
Fakta tersebut memancing reaksi banyak pihak termasuk Pakar Neuropsikologi Universitas Al Azhar Jakarta, Ikhsan Gumilar. Menurutnya, kasus-kasus tersebut telah menjadi masalah sosial yang sangat kronis.
"Menurut saya ini masalah sosial yang tingakatannya terus meningkat," ucap Ikhsan kepada JawaPos.com, Rabu (17/1).
Ikhsan menjabarkan, perkembangan teknologi yang sangat pesat juga menjadi penyebab maraknya video porno tersebar di medsos. Termasuk kemudahan dalam mengakses internet sering disalah gunakan oleh oknum nakal guna menyebar konten-konten negatif.
“Saya melihat kasus-kasus pornografi ini dipicu oleh kehadiran teknologi,” ungkap Ikhsan.
Menurut Ikhsan, banyaknya video porno tersebar di dunia maya bisa berdampak buruk terhadap anak-anak. Karena, jika seorang anak melihat tayangan seperti itu, memori tersebut akan terserap oleh otaknya, sehingga tidak menutup kemungkinan anak itu akan menirukan adegan yang sama seperti di dalam tayangan.
Bahkan, untuk orang dewasa pun memiliki dampak buruk. Karena adanya video asusila yang melibatkan anak di bawah umur dapat menstimulasi seseorang untuk melakukan orientasi seks dengan anak kecil yang jelas-jelas hal itu dilarang.
"Kayak domino efek lah, satu dibuka dan menyebar mulai dari video, efeknya luar biasa," imbuh Ikhsan.
Oleh karena itu, Ikhsan berharap ada langkah kongkrit dari pemerintah guna mencegah konten-konten negatif seperti ini terus merajalela.
Pasalnya, jika tidak segera dibersihkan maka tidak menutup kemungkinan masyarakat yang melakukan seks bebas akan terus meningkat.
"Jika ini terus berkelanjatuan maka tidak menutup kemungkinan orang-orang yang melakukan tindakan pornografi baik yang direkam atau tidak akan terus bertambah," pungkas Ikhsan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
