
Ilustrasi
JawaPos.com - Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Andy Noorsaman Sommen belum bisa memastikan berapa jumlah pasokan listrik yang dibutuhkan bagi kandidat ibu kota baru, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Begitu juga berapa desa di daerah tersebut yang belum dialiri listrik.
Termasuk soal kapasitas tenaga listrik yang sudah terpasang di daerah tersebut. Alasannya, kata Andy, Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) masih dalam tahap kajian untuk memindahkan ibu kota negara.
"Hasil kajiannya kan belum selesai," ujarnya melalui pesan singkat kepada JawaPos.com, Jumat (7/7).
Karena itu, dia baru akan menyampaikan mengenai pasokan listrik di ibu kota baru usai menerima hasil kajian dari Bappenas. "Kita tunggu saja hasilnya ya," tulis Andy.
Sejauh ini pun, Bappenas belum berkoordinasi dengan pihaknya. "Ya belum dong," pungkas Andy.
Sebagaimana diketahui, Bappenas baru akan memulai kajian mengenai pemindahan ibu kota. Mereka menargetkan agar kajian itu rampung akhir tahun ini.
Sehingga tahapan selanjutnya bisa dikerjakan pada 2018. (dna/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
