
Fahri Hamzah
JawaPos.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah sempat diprotes Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri di twitter. Itu lantaran Fahri berkicau banyaknya warga negara Indonesia yang menjadi tenaga kerja di luar negeri.
"Anak bangsa mengemis menjadi babu di negeri orang dan pekerja asing merajalela," tulis Fahri dalam akun twitter pribadinya @Fahrihamzah semalam, Senin (23/1).
Kicauan itu langsung dibalas Hanif dengan menulis "Saya anak babu. Ibu sy bekerja mjd TKI scr terhormat. Tdk mengemis, tdk sakiti org, tdk curi uang rakyat. Saya bangga pd Ibu. #MaafkanFahriBu," ucap Hanif di akunnya, @hanifdhakiri.
Dikonfirmasi lebih lanjut mengenai hal ini, Fahri menganggap Hanif salah paham akan maksud kicauannya. Katanya, sejak semalam dia berbicara mengenai persoalan kebangsaan.
"Jadi saya komplain sejak tadi malam kok kita ini kehilangan prioritas," tegasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/1).
Prioritas itu ditunjukkan bahwa hutan Indonesia banyak dibabat, baja-baja diambil negara lain. Hingga banyaknya warga negara Indonesia yang meminta agar bekerja di negeri orang. Sementara di Indonesia, pekerja asing dibiarkan merajalela. "Konsern saya adalah kita prioritas (warga negara bekerja di negeri sendiri) gitu loh," jelasnya.
Fahri sebagai ketua tim pengawas tenaga kerja yang dibentuk DPR mengaku tahu betul nasib WNI yang bekerja di luar negeri. Terutama mereka yang diperbudak. Bahkan dia rutin melakukan advokasi dan berkomunimasi dengan kedutaan Indonesia di negara sahabat untuk memulangkan para TKI yang diperbudak dan mendapat kekerasan.
"Saya nggak ada hubungannya dengan kasus melakukan penghinaan. Saya ini mengadvokasi pekerja yang ada di luar negeri," tuturnya.
Soal akhirnya dia menghapus cuitannya terkait TKI tersebut, Fahri tidak ingin kesalahpahaman meluas. "Karena memang terminologi itu mengganggu di kupingnya padahal saya nggak maksud ke arah sana. Tapi nggak apa-apa sosmed kan gitu. Nggak ada masalah," sambung legislator asal NTB itu.
Terkait menjadi bahan bully-an atas postingan tersebut, Fahri menanggapi santai. "Ya harus banyak senyum. Harus menerrima baik kriitikan orang. Instropeksi biar positif lah," pungkasnya. (dna/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
