
DIAKU MALAYSIA: Ini film kartun Malyasia yang ditayangkan salah satu TV swasta nasional dengan bahasa melayu karya seniman Bali, bercerita tokoh Bangau (Cangak) dan tokoh Kepiting (Yuyu).
JawaPos.com - Dewa Bagus Komang Budiana selaku pewaris karya sastra Geguritan Sang Cangak, menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan diam. Meski hak cipta mediang orang tuanya jelas-jelas dijiplak tanpa izin, tapi pemerintah tidak mengambil langkah apa pun.
”Saya anggap pemerintah gagal melindungi karya seni warganya. Bahkan boleh dibilang acuh tak acuh. Termasuk pemerintah di Jembrana. Seniman sastra geguritan kurang mendapat perhatian pemerintah,” tukasnya menyesalkan. (Baca: Selain Karya Seniman Bali, Ini 10 Daftar Budaya yang Pernah Diklaim Malaysia)
Mestinya, kata Dewa Bagus, pemerintah wajib melakukan langkah untuk melindungi karya seni orang tuanya. Termasuk melindungi karya seniman-seniman lainnya. Karena selama ini karya-karya anak bangsa banyak yang "dicuri" bangsa lain. (Baca: Film Kartun Malaysia Sadur Tanpa Izin Karya Seniman Bali, Ahli Waris Protes)
Sejumlah karya anak bangsa yang diklaim Malaysia di antaranya Tari Pedet asal Bali, batik, Wayang Kulit, Reog Ponorogo, hingga Angklung. Terbaru, Malaysia menyadur tanpa izin sastra Geguritan Sang Cangak, karya I Gusti Putu Windya. (Baca: Film Kartun Malaysia Saduran Karya Seniman Bali, Ini Faktanya)
Geguritan Sang Cangak dijiplak menjadi film animasi; film kartun zaman dahulu, Kisah Sang Bangau. Film produksi Malaysia ini ditayangkan di salah satu TV swasta nasional dengan menggunakan Bahasa Melayu yang mengisahkan tokoh Bangau (Cangak) dan tokoh Kepiting (Yuyu). (don/mus/hsn/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
