
Bedah buku, salah satu rangkaian Pameran Sastra bertajuk Mengunci Ingatan Setahun Kepergian Yudhistira ANM Massardi yangdibuka sejak 17 April 2025. (istimewa)
JawaPos.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jakarta menggelar bedah buku biografi sastrawan Yudhistira ANM Massardi pada Sabtu, 3 Mei 2025, di Aula H.B. Jassin, Kompleks Taman Ismail Marzuki. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Pameran Sastra bertajuk Mengunci Ingatan Setahun Kepergian Yudhistira ANM Massardi yang sudah dibuka sejak 17 April 2025.
Bedah buku ini turut diramaikan oleh para seniman lintas bidang. Di antaranya, pembacaan puisi oleh Renny Djajoesman, Cak Lontong, Jose Rizal, dan Yuni Shara.
Serta penampilan musikalisasi puisi oleh Iga Massardi, Sal Priadi, Endah N Rhesa, Kunto Aji, Gema Isyak, dan Eki Naufal. "Kami menampilkan sajian ini khusus untuk mengenang almarhum agar bisa tersenyum melihat karya-karyanya dipamerkan dan dinikmati oleh banyak orang," ujar Iga Massardi, anak pertama Yudhistira, Minggu (4/5).
Sementara itu, Kepala Unit Pengelola Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin, Diki Lukman Hakim, menuturkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk pelestarian warisan sastra. "Kami mengadakan pameran sastra dan bedah buku ini sebagai salah satu bentuk untuk melestarikan memori tentang karya-karya sastrawan," jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Yudhistira juga berinteraksi langsung dengan H.B. Jassin di masa hidupnya. "Sehingga sangat istimewa pameran dan bedah buku ini dilaksanakan di Aula H.B. Jassin sebagai tempat yang bersejarah bagi perjalanan sastra di Indonesia," ucapnya.
Buku biografi yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia ini dibedah oleh Halim H.D., Adri Damadji, Kouru Kochi, Noorca Massardi, Siska Yudhistira, dan Yanto Mustofa. Dalam kesempatan itu, Siska Massardi, istri almarhum, mengungkapkan apresiasinya.
"Kami pihak keluarga berterima kasih kepada Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jassin yang memberikan fasilitas dan apresiasi yang luar biasa bagi penyelenggaraan ini," ungkapnya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Syaefulloh Hidayat, yang membuka pameran sastra beberapa waktu lalu, berharap masyarakat dapat menikmati dan menghargai warisan sastra ini. "Kami berharap kegiatan pameran ini dapat dinikmati oleh masyarakat Jakarta dan meneguhkan kembali Kota Jakarta sebagai City of Literature," pungkasnya.
Pameran sastra yang menyajikan karya tulis hingga lukisan Yudhistira ANM Massardi masih berlangsung hingga 8 Mei 2025 di Galeri Pusat Dokumen Sastra H.B. Jassin, Gedung Ali Sadikin Lantai 4, Kompleks Taman Ismail Marzuki, dan terbuka sesuai waktu operasional layanan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
