
Petugas tengah melakukan evakuasi di kawasan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (11/10).
JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah menerima bantuan internasional dari 15 negara untuk penanganan pascabencana di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Bantuan tersebut berupa pengangkutan alat-alat untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.
“Bantuan yang diterima BNPB lewat Balikpapan dari 15 negara hingga kemarin, Rabu (10/10). Mengangkut alat-alat yang kita butuhkan dan sudah beroperasi sejak beberapa hari yang lalu, distribusi, dan sebagainya,” ujar Kepala Pusdatinmas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Kamis (11/10).
Menurutnya, tidak semua bantuan asing dapat diterima masuk ke wilayah Palu. Pemerintah Indonesia hanya membutuhkan empat macam bantuan, antara lain transportasi udara, genset, tenda, dan water treatment.
“Di luar itu kita tidak butuh. Tenaga SAR, tenaga medis dan yang lainnya (tidak dibutuhkan),” kata dia.
Sutopo mengatakan, semua bantuan termasuk relawan asing seharusnya baru dapat masuk setelah dikoordinasikan dan disetujui. Sehingga, tujuan, peran, serta fungsi bantuannya jelas.
“Namun faktanya banyak yang tiba-tiba langsung masuk ke wilayah Palu, yang tidak ada koordinasi, tidak ada izin. Ya kita harus atur itu,” tegasnya.
Kebijakan bantuan dan relawan asing, lanjut dia, diambil bukan dengan maksud mencegah keduanya memasuki Sulawesi Tengah. Tetapi, untuk memastikan bahwa mereka mengutamakan koordinasi dengan tim atau badan Indonesia yang memimpin proses penyelamatan dan upaya pemulihan.
“Kebijakan tersebut meminta seluruh bantuan dari pemerintah asing dikoordinasikan dengan tim nasional melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Untuk bantuan dari NGO internasional, koordinasinya harus dilakukan melalui tim penyelamatan atau rescue dan pemulihan, melalui PMI atau lembaga mitra mereka di Indonesia,” terang Sutopo.
Berikut bantuan internasional yang diterima BNPB lewat Balikpapan, dari 15 negara hingga Rabu (10/10):
1. Singapura: mengangkut genset, peralatan kesehatan, selimut, makanan.
2. India: mengangkut genset, peralatan kesehatan, air bersih.
3. Australia : mengangkut peralatan sanitasi, dapur umum, kantung tidur.
4. Malaysia: mengangkut makanan.
5. Selandia Baru: mengangkut genset dan air bersih.
6. Jepang: mengangkut sparepart pesawat.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
